@thesis{thesis, author={Arifin Muhammad Subangkit}, title ={ANALISIS PERBANDINGAN SENSOR SUHU INFRAMERAH MLX90614 DAN AMG8833 PADA PROTOTIPE PENGENALAN MASKER DAN SUHU BADAN UNTUK PERINGATAN COVID-19 BERBASIS MINICOMPUTER}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2683/}, abstract={Arifin, Muhammad Subangkit, 2022. Analisis Perbandingan Sensor Suhu Inframerah MLX90614 Dan AMG8833 Pada Prototipe Pengenalan Masker Dan Suhu Badan Untuk Peringatan Dini COVID-19 Berbasis Minicomputer, Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang. (nama doshbing 1),Aan Burhanudin, S.T.,M.T. Tujuan penelitian adalah memperkenalkan kepada masyarakat prototipe pengenalan masker dan suhu badan untuk peringatan dini COVID-19 berbasis minicomputer dengan dua jenis sensor suhu yang berbeda dan menganalisis penbandingan kedua sensor suhu tersebut. Sensor yang dianalisis adalah sensor suhu MLX90614 dan AMG8833. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan di dua tempat yang berbeda. Pertama, di Laboratorium Teknik Mesin Universitas PGRI Semarang untuk pembuatan part atau bagian kerangka dengan menggunakan bahan aklirik. Kedua, Kampus 3 Universitas PGRI Semarang yang berlokasi di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur Kota Semarang untuk proses perakitan komponen. Sesuai dengan judul penelitian yang dipilih yaitu sensor suhu inframerah MLX90614 dan AMG8833. Selain itu juga menggunakan kamera untuk pengenalan masker dan suhu badan berbasis minicomputer. Maka, penelitian mengelompokan variable yang digunakan dalam penelitian ini menjadi veriable bebas (independent) dan variable terikat (dependent). Hasil penelitian adalah pengujian jarak yang didapatkan hingga pendeteksi maker dapat mendeteksi masker maupun suhu tubuh untuk menggerakkan servo agar portal terbuka untuk hasil masker dan suhu tubuh mempunyai jarak efektif yang berbeda. Sensor suhu MLX90614 mempunyai keterbatasan jarak dan cenderung bias apabila mendeteksi suhu diluar jangkauan. Sedangkan pada sensor AMG8833 memiliki kepekaan yang lebih baik karena dapat mendeteksi akurat sampai dengan panjang 30 cm dan akan mengalami eror ketika jarak lebih dari 40 cm.} }