@thesis{thesis, author={RACHIM FIA ANISA}, title ={HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMA PGRI 2 KAJEN}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2685/}, abstract={Fia Anisa Rachim. NPM 18110147. ?Hubungan antara Self Efficacy dengan Perencanaan Karir Siswa Kelas XI SMA PGRI 2 Kajen? Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbung I Dr. M.Th.S.R. Retnaningdyastuti., M.Pd, Pembimbing II, Dr. G. Rohastono Ajie., M.Pd. 2022. Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya siswa kelas XI yang memiliki kesulitan dalam merencanakan karir ditandai dengan kebingungan setelah lulus apakah akan bekerja atau melanjutkan kuliah, kurang mengenal bakat dan minat, kesulitan mengembangkan potensi yang dimiliki dan merasa cita-cita tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat perencanaan karir siswa dan tingkat self efficacy siswa serta mengetahi hubungan antara self efficacy dengan perencanaan karir siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan metode ex-post facto. Instumen yang dugunakan adalah skala psikologis dengan model skala Likert. Uji validitas instrumen dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi Product Moment dan uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Populasi data penelitian sejumlah 99 siswa, meliputi kelas XI MIPA, XI IPS 1, dan XI IPS 2. Sampel uji coba (Try Out) berjumlah 32 Siswa Kelas XI MIPA.. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Hasil analisis deskriptif pada skala self efficacy siswa menunjukan kategori tinggi tinggi (70,7%) dengan jumlah frekuensi 70 siswa. Dalam kategori rendah (19,2%) dengan jumlah frekuensi 19 siswa. Dan dalam kategori sangat rendah (1%) dengan jumlah frekuensi 1 siswa. Kemudian tingkat perencanaan karir pada kategori tinggi dengan frekuensi sebanyak 70 siswa (70,7%). Kemudian tingkat perencanaan karir pada kategori sangat tinggi dengan frekuensi 7 siswa (7,1%) dan sisanya pada kategori rendah dengan frekuensi sebanyak 22 siswa (22,2%). Hasil analisis data dengan menggunakan rumus Rank Spearman diperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05, nilai r sebesar 0,494 dengan pada taraf signifikansi 5% berarti hipotesa kerja yang menyatakan ada hubungan yang positif antara self efficacy dengan perencanaan karir diterima. Artinya semakin tinggi tingkat self efficacy siswa semakin tinggi perencanaan karir siswa. Dan sebaliknya, semakin rendah tingkat self efficacy siswa semakin rendah perencanaan karir siswa. Saran kepada guru BK/konselor diharapkan mampu memberikan layanan untuk meningkatkan atau mempertahankan tingkat self efficacy dan tingkat perencanaan karir siswa. Saran kepada siswa diharapkan mampu meningkatkan atau minimal mempertahankan tingkat self efficacy dan tingkat perencanaan karir. Kata Kunci : Self Efficacy, Perencanaan Karir.} }