@thesis{thesis, author={Budiningrum Marhenny}, title ={KOHESI DAN KOHERENSI DALAM TEKS PERSUASI KARYA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KENDAL TAHUN PELAJARAN 2021/2022}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2766/}, abstract={ABSTRAK Budiningrum, Marhenny. 18410153. ?Kohesi dan Koherensi dalam Teks persuasi Karya Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2021/2022?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Dr. Nanik Setyawati, S.S., M.Hum. dan Dosen Pembimbing II Dr. Ika Septiana, S.Pd., M.Pd. Oktober 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi atas pentingnya penggunaan penanda kohesi dan koherensi dalam suatu wacana tulis terutama berupa teks. Adapun pada hasil penulisan teks persuasi karya peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2021/2022 tampak kesulitan dalam mengorganisasikan gagasan ke dalam bahasa yang padu dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah penanda kohesi dan koherensi dalam teks persuasi karya peserta didk kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2021/2022?. Adapun tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penanda kohesi dan koherensi dalam teks persuasi karya peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif metode deskriptif. Penyediaan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Metode simak dilakukan dengan menyimak penggunaan bahasa, sedangkan teknik catat adalah pencatatan pada kartu data yang segera dilanjutkan dengan klasifikasi. Metode yang digunakan dalam teknik analisis data adalah teknik metode agih. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan cara informal yaitu dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi penggunaan penanda kohesi dan koherensi dalam teks persuasi karya peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2021/2022 antara lain yaitu bentuk penanda kohesi diklasifikasikan menjadi kohesi gramatikal dan leksikal. Kohesi gramatikal ditemukan penanda berupa pronomina, substitusi, elepsis, dan konjungsi. Sedangkan kohesi leksikal terdiri dari repetisi, sinonim, antonim, hiponim, kolokasi, dan ekuivalensi. Kemudian ditemukan empat belas aneka sarana koherensi keutuhan wacana dari segi makna. Saran yang dapat disampaikan adalah diperlukan kegiatan evaluasi terhadap hasil teks karya peserta didik mengenai kaidah penulisan yang baik dan benar supaya dapat membiasakan peserta didik untuk menulis yang padu sesuai kaidah kebahasaan. Kata kunci: kohesi gramatikal, kohesi leksikal, koherensi, teks persuasi} }