@thesis{thesis, author={Nofita Mega Dwi}, title ={ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI POLA BILANGAN}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2849/}, abstract={Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Ditinjau Dari Adversity Quotient(AQ) Dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Pola Bilangan Mega Dwi Nofita Program Studi Pendidikan Matematika Meganofita35@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa SMP ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) dalam memecahkan masalah matematika. Subjek penelitian ini berjumlah tiga siswa. Siswa diberi tes angket AQ untuk mendapatkan tiga subjek yaitu siswa dengan AQ Climber, AQ Camper, dan AQ Quitter. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket AQ, tes kemampuan memecahkan masalah, dan pedoman wawancara untuk memunculkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) siswa dengan AQ camper memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang. Siswa hanya mampu memunculkan tiga indikator saja yaitu fluency siswa mampu memahami dan memberikan informasi, Flexibelity siswa mampu menentukan langkah yang digunakan walaupun sederhana, originality siswa menyelesaikan permasalahan menurut pemikirannya dalam menentukan jawaban, (2) siswa dengan AQ quitter memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah. Siswa hanya memunculkan indikator flexibelity saja yaitu mampu untuk memahami menentukan langkah apa yang digunakan untuk mengerjakan soal tetapi tidak selaras dengan apa yang dikerjakan. (3) Siswa dengan AQ climber memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi. Siswa mampu memenuhi indikator fluency yaitu memahami soal dan diubah menjadi kalimat matematika, flexibelity subjek mampu menentukan langkah pengerjaan dengan runtut, originality subjek mampu menentukan jawaban sesuai pemikirannya, dan elaboration siswa mampu menentukan lebih dari satu jawaban dalam mengerjakannya. Kata kunci : berpikir kreatif; Adversity Quotient; kemampuan memecahkan masalah} }