@thesis{thesis, author={FADHILA ARFINA NUR}, title ={MELALUI CIPTA KARYA PUISI ANAK SD KELAS V DAPAT MENGETAHUI TINGKAT KEMAMPUAN BAHASA TULIS SASTRA ANAK DI SDN MOJODEMAK 3 KECAMATAN WONOSALAM KABUPATEN DEMAK}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3078/}, abstract={ARFINA NUR FADHILA. NPM?18120047??Melalui?cipta?karya?puisi?anak?SD? kelas V dapat mengetahui tingkat kemampuan bahasa tulis sastra anak di SDN Mojodemak?3? Kecamatan? Wonosalam? Kabupaten? Demak?.? Skripsi.? Program? Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2022 Latar belakang yang mendorong penelitian ini pemerolehan bahasa merupakan proses yang berlangsung di dalam otak anak-anak ketika si anak menerima/memperoleh bahasa pertamanya. Proses itu pun dibagi lagi menjadi dua, pertama proses kompetensi, dan kedua, proses performasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Pelajaran sastra merupakan pelajaran yang sulit dipahami bagi peserta didik. Karya sastra yang tertuang dalam sastra lisan dan tulis merupakan suatu tantangan bagi peserta didik. Guru SDN Mojodemak 3 ditantang untuk mampu memancing daya imajinasi yang luas untuk membuat karya sastra. Jenis penelitian ini adalah Phenomenological research merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan pengumpulan data dengan observasi partisipan untuk mengetahui fenomena esensial partisipan dalam pengalaman hidupnya. Latar penelitian adalah tempat dimana peneliti melakukan penelitian. Tempatnya di SDN Mojodemak 3 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak Jawa Tengah yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Mojodemak 3 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak Jawa Tengah. Hasil analisis berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di SDN Mojodemak 3. Keadaan kelas terlihat nyaman untuk melakukan proses pembelajaran, dan bagi anak kelas V juga melaksanakan proses belajar mengajar tanpa kendala. Terdapat anak yang belum menguasai bahasa sastra dikarenakan kurangnya konsentrasi sehingga menjadikan anak tidak focus pada pelajaran. Tetapi guru juga sudah menangani masalah tersebut dengan memberikan perhatian khusus. Dengan cara memberikan tugas menulis dan berbicara di depan kelas karena dapat melatih tingkat kemampuan berbahasa anak. Sehingga didapatkan kemampuan yang diharapkan oleh guru sesuai standar kompetensi. Sebaiknya guru lebih membuat inovasi cara belajar yang menarik, seperti siswa diajar keluar kelas supaya lebih berfikir imajinatif sesuai lingkungan sekitar.} }