@thesis{thesis, author={Prasetyohadi Faisal}, title ={PELAKSANAAN CSR YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN TAHU TEMPE TERHADAP DAMPAK PELANGGARAN LINGKUNGAN DI DESA CEPIRING KABUPATEN KENDAL}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3149/}, abstract={PBB dengan Global Compact-nya terlibat aktif membahas dan mendukung Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya turut Menciptakan kemaslahatan masyarakat dunia. Corporate Social Responsibility (CSR) adalah komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dan menitikberatkan pada keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomis, sosial, dan lingkungan. lalu apakah Pelaksanaan Penerapan CSR dan Respons Masyarakat Sekitar sudah sesuai dengan pasal 74 Undang - Undang no 40 tahun 2007 tentang PERSEROAN TERBATAS Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian lapangan dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Metode analisis data yang digunakan analisis kualitatif dengan cara berfikir induktif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan teknik wawancara bebas terpimpin dan metode dokumentasi. Manfaat penelitian ini adalahPenerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT makmur jaya sebagai upaya turut berkontribusi terhadap masyarakat sekitar. Seiring dengan perkembangan waktu, perusahaan dituntut untuk melakukan CSR atau yang disebut dengan pertanggungjawaban secara sosial. Karena banyak kegiatan usaha sering memberi dampak negatif bagi lingkungan. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya konsep CSR yang paling primitif. Pelaksanaan program tangung jawab sosial akan memberikan dampak positif. Dampak positif dari program CSR tidak hanya bagi operasional perusahaan akan tetapi juga terhadap kelangsungan eksistensi perusahaan untuk waktu yang panjang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Corporate Social Responsibility dan respons masyarakat sekitar PT MAKMUR JAYA terhadap program santunan yatim piatu, dan kegiatan sosial (bantuan pengajian) ketiga komponen ini sesuai dengan prinsip etika bisnis yaitu prinsip keesaan, prinsip keadilan, prinsip kehendak bebas, prinsip tanggungjawab dan prinsip kejujuran.} }