@thesis{thesis, author={Hidayat Hidayat}, title ={ANALISIS PROFIL KONDISI FISIK ATLET POPDA CABANG OLAHRAGA HOCKEY KABUPATEN KENDAL TAHUN 2022}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3159/}, abstract={ABSTRAK Muhamad Anis Hidayat ?Analisis Profil Kondisi Fisik Atlet POPDA Cabang Olahraga Hockey Kabupaten Kendal Tahun 2022?, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh atlet Popda hockey merupakan atlet cabang olahraga hockey di Kabupaten Kendal dalam menghadapi kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) membutuhkan kondisi fisik yang baik agar tercapainya prestasi yang maksimal, maka dibutuhkan komponen-komponen kondisi fisik untuk meningkatkannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui profil kondisi fisik atlet popda cabang olahraga hockey Kabupaten Kendal Tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah atlet popda hockey Kabupaten Kendal sebanyak 24 atlet (12 atlet Putra dan 12 atlet Putri). Variabel penelitian ini adalah komponen kondisi fisik: kekuatan (strength), kelincahan (agility), kecepatan (speed), daya ledak (power), kelentukan (flexibility), daya tahan (endurance). Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran kondisi fisik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi fisik atlet popda cabang olahraga hockey Kabupaten Kendal Tahun 2022 untuk atlet Putra dapat digolongkan yaitu baik dapat terlihat pada kategori ?baik sekali? persentase sebesar 17% (2 atlet), pada kategori ?sedang? persentase sebesar 58% (7 atlet), dan sisanya padakategori ?baik?, ?kurang?, ?kurang sekali? masing masing persentase sebesar 8% (3 atlet). Sedangkan kondisi fisik atlet Putri belum bisa dikatakan optimal, pada kategori ?baik sekali? dan ?kurang sekali? atlet Putri belum ada pada taraf baik sekali dan tidak ada pada taraf kurang sekali, pada kategori ?baik? persentase sebesar 33% (4 atlet), pada kategori ?sedang? persentase sebesar 25% (3 atlet), dan pada kategori ?kurang? persentase sebesar 42% 95 atlet). Saran yang dapat penulis sampaikan adalah atlet agar dapat meningkatkan kondisi fisik melalui program latihan, pelatih agar dapat memberikan alternatif baru untuk merangsang pemain supaya rajin dalam mengikuti latihan yang sudah dijadwalkan} }