@thesis{thesis, author={LOURINNE SHAVIRA ALIYYU}, title ={EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI CYBERCOUNSELING BERBASIS WHATSAPP PADA KORBAN CYBERBULLYING MEDIA INSTAGRAM PADA MASA PANDEMI}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3161/}, abstract={Shavira Aliyyu Lourinne 16110037 ? Efektivitas Implementasi Cybercounseling Berbasis Whatsapp pada Korban Cyberbullying Media Instagram pada Masa Pandemi ?. Skripsi Bimbingan dan Konseling Fakurltas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang Dosen Pembimbing I Dr.M.Th.S.R. Retnaningdyastuti, M.Pd.. Dosen Pembimbing II MA Primaningrum Dian, S.Psi., M.Psi., Psikolog. 2021. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana penulis mengevaluasi ke- evektivitas-an dari cybercounseling berbasis whatsapp yang diberikan pada korban cyberbullying media instagram dan penulis melihat gejala-gejala setelah melakukan cybercouseling berbabsis whatsapp oleh siswa kelas IX SMP Negeri 8 Semarang yang menjadi korban cyberbullying media instagram. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif . penelitian kualitatif digunakan untuk meneliti ke-evektivitas-an penggunaan cybercounseling berbasis whatsapp pada korban cyberbullying dan penelitian kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi hasil cybercounseling berbasis whatsapp dengan pendekatan dan teknik yang diberikan kepada tiga siswa kelas IX SMP Negeri Semarang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini dipilih untuk menunjukkan bagaimana gejala-gejala yang ditimbulkan dengan penggunaan layanan cybercounseling pada korban cyberbullying media Instagram. Memanfaatkan penggunaan layanan cybercounseling berbasis whatsapp dengan menggunakan chatting pada korban cyberbullying dan mengevaluasi bagaimana respon yang diberikan kepada siswa pada saat melakukan cybercounseling berbasis whatsapp melalui chatting dengan menggunakan: tahapan konseling, pendekatan dan teknik konseling, serta ketrampilan dasar konseling seperti yang dilakukan pada konseling individual secara face to face yang dimodifikasi secara fleksibel. Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya kepala sekolah menyediakan sarana untuk konseli dan guru BK disekolahan, agar dapat melakukan layanan konseling secara online tanpa ada kesulitan. Kata Kunci : Cybercounseling, Media Sosial, Cyberbullying} }