@thesis{thesis, author={HIDAYAH FATHUL}, title ={ANALISA KERJASAMA DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BAKIAK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SEKAR MELATI SEMARANG}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3258/}, abstract={Fathul Hidayah. NPM 16150064. ?Analisa Kerjasama Dalam Permainan Tradisional Bakiak Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Sekar Melati Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang.Ratna Wahyu Pusari, S.Pd., M.Pd dan Dr. Anita Chandra D.S, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyak dijumpai siswa yang kesulitan dalam kemampuan sosial khususnya dalam bekerjasama dan kesulitan anak berinteraksi positif dalam kegiatan bermain dengan teman sebanyanya. Anak-anak kurang antusias dalam melakukan permainan yang melibatkan aktifitas kebersamaan seperti bergabung dan berbagi dengan teman dalam bermain. Kemampuan kerjasama anak masih perlu bimbingan dari pendidik dan orang tua agar berkembang secara optimal sebab sifat individual atau egosentris masih mendominasi. Fokus penelitian berdasarkan latar belakang di atas adalah bagaimana kerjasama dalam permainan tradisional bakiak anak usia 4-5 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kerjasama dalam permainan tradisional bakiak anak usia 4-5 tahun di PAUD Sekar Melati Semarang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, untuk meneliti kerjasama dalam permainan tradisional bakiak anak usia 4-5 tahun. Data dalam penelitian ini dimulai dari masuk sekolah hingga kepulangan anak yang mencakup hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai kerjasama anak dalam permainan tradisional bakiak. Metode pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama dalam permainan tradisional anak usia 4-5 tahun di PAUD Sekar Melati terlihat anak dapat melakukan kerjasama yang baik dengan teman sebanyanya. Hal ini juga dapat dilihat dari hasil nilai perkembangan tiap masing-masing anak dalam beberapa aspek perkembangan yang termasuk dalam kerjasama. Hasil penilaian tersebut yaitu MB ( Mulai Berkembang ), BSH ( Berkembang Sesuai Harapan ), dan BSB ( Berkembang Sangat Baik). Ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kerjasama anak melalui permainan tradisional bakiak. Saran bagi guru dan sekolah diharapkan dapat menggunakan media dan metode permainan yang edukatif serta menyenangkan untuk anak dan dapat mengetahui berbagai jenis karakter anak sehingga dapat dengan mudah untuk dikembangkan dan diterima anak-anak dalam mengembangkan kerjasama dalam kelompok usia 4-5 tahun. Pihak sekolah diharapkan dapat memfasilitasi sarana dan prasarana yang menunjang dalam proses belajar mengajar. Agar pengembangan yang akan dilakukan dapat sesuai dan mencapai tujuan yang optimal. Kata kunci: Kerjasama, Permainan Tradisional Bakiak, Anak Usia Dini} }