@thesis{thesis, author={DAYANTI NELY}, title ={METODE GURU PKN DALAM MEMBIASAKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS X DI SMA LABORATORIUM UPGRIS}, year={2023}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/342/}, abstract={Latar belakangi penelitian ini yaitu karena banyaknya siswa SMA Laboratorium UPGRIS yang melanggar aturan tata tertib, seperti terlambat masuk sekolah, tidak mengerjakan tugas, serta gaduh ketika proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah pertama megetahui strategi guru PKN dalam membiasakan kedisiplinan siswa kelas X di SMA Labschool UPGRIS. Kedua mengetahui kendala yang dihadapi guru PKN dalam membiasakan kedisiplinan siswa kelas X di SMA Labschool UPGRIS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini berlokasi di SMA Laboratorium UPGRIS. Indikator dalam penelitian ini adalah 1) Metode internalisasi. 2) Metode keteladanan. 3) Metode pembiasaan. 4) Metode cerita. 5) Metode nasihat. 6) Metode penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) sebagai strategi dalam membiasakan kedisiplinan siswa. 7) Kendala yang dihadapi guru dalam membiasakan kedisiplinan siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan antara lain Reduksi data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain 1) Metode internalisasi, dilakukan dengan mengajarkan nilai karakter disiplin ke dalam pembelajaran PKN, yang dilakukan dengan membiasakan menaati peraturan yang berlaku, seperti masuk sekolah dari jam 07.00-15.30. 2) Metode keteladanan yaitu dilakukan guru PKN dengan memberikan contoh kepada siswa untuk masuk kelas tepat waktu, sehingga siswa akan mengikuti. 3) Metode pembiasaan, yaitu metode yang dilakukan dengan membiasakan siswa dalam mengumpulkan tugas tepat waktu. 4) Metode cerita, yaitu guru PPKn menceritakan kepribadan Ir. Soekarno agar nantinya sswa dapat meneladani sikap disiplin yang dimiliki Ir Soekarno. 5) Metode nasihat, guru melakukan pengarahan seluruh siswa agar tidak terlambat masuk sekolah maupun mengumpulkan tugas. 6) Metode penghargaan dan hukuman, dilakukan dengan memberi pujian pada siswa yang mematuhi aturan, seperti memberikan pujian pada siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu. Serta memberi hukuman mengambil sampah di halaman sekolah, pada siswa yang datang terlambat dan mengumpulkan tugas terlambat. 7) Kendala yang dihadapi adalah adanya siswa yang masih bandel dan tetap berangkat terlambat, serta tidak mengerjakan tuga. 8) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yaitu membuat peraturan dengan pemberian sanksi tegas pada siswa yang melanggar kedisiplinan, sanksinya seperti memungut sampah di halaman, maupun membersihkan toilet. Simpulan dari penelitian ini yaitu metode yang dianggap paling efektif untuk membiasakan kedisiplinan siswa yaitu metode internalisasi, selain itu kendala yang dihadapi guru PKN dalam membiasakan kedisiplinan siswa kelas X di SMA Labschool UPGRIS yaitu masih adanya siswa yang bandel dan melanggar tata tertib. Upaya memberikan pengarahan pada semua siswa pada saat pelaksanaan pembelajaran, dengan memberikan informasi bahwa siswa yang melanggar kedisiplnan akan diberi hukuman seperti memungut sampah di halaman. Kata Kunci : Metode Guru, Kedisiplinan, Siswa} }