@thesis{thesis, author={LISTIARIN FITRIANA}, title ={UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF MELALUI PENERAPAN METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI DEPOK TAHUN PELAJARAN 2023/2024}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3850/}, abstract={FITRIANA LISTIARINI, NPM. 21156075 ?Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Melalui Penerapan Metode Bercerita Pada Anak Usia Dini Di Tk Pertiwi Depok Tahun Pelajaran 2023/2024?.Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan UNIVERSITAS PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang 2023. Yang melandasi peneliti mengambil judul penelitian diatas adalah rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak di TK Pertiwi Depok Desa Depok Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, Tahun Pelajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini adalah anak Kelas A Usia 4-5 Tahun yang bersekolah di TK Pertiwi Depok Desa Depok Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara yang berjumlah 12 anak terdiri dari 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu (1) membuat perencanaan, (2) melakukan tindakan, (3) mengadakan pengamatan, (4) merefleksi hasil pengamatan tindakan. Setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis menggunakan Tehnik Deskriptif Kualitatif. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan media bercerita melalui buku cerita dan boneka tangan kemampuan bahasa ekspresif pada anak kelas A TK Pertiwi Depok Desa Depok Kecamatan Bawang Kabupeten Banjarnegara dapat ditingkatkan, hal ini dapat dilihat dari keadaan awal atau kondisi pra siklus dimana hasil observasi pra siklus pada anak menunjukkan sebanyak 9 anak atau 75% anak dalam kondisi belum berkembang, dan 0% pada kategori berkembang sangat baik. Setelah diadakan pelaksanaan siklus I prosentase pada kategori belum berkembang berkurang menjadi 0% dan 50% pada kategori berkembang sesuai harapan serta 50% berkembang sangat baik. Peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak pada siklus I mulai terlihat, namun belum memenuhi indikator kinerja yaitu 76% pada kategori berkembang sangat baik, sehingga dilanjutkan dengan tindakan siklus II. Pada akhir siklus II kemampuan bahasa akspresif anak pada kategori berkembang sangat baik meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 83.33% pada siklus II. Sehingga target telah memenuhi indikator kinerja.} }