@thesis{thesis, author={SUSANTO MUCHLAS ABRAR}, title ={PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPAS BERBASIS PENDEKATAN STEM MATERI PANCAINDRA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS II DI SDN 3 BELOR}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3877/}, abstract={MUCHLAS ABRAR SUSANTO. 20120010. ?Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis Pendekatan STEM Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas II DI SDN 3 Belor?. Skripsi. Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang 2024 Pembimbing I Dr. Siti Patonah, M.Pd. dan pembimbing II Sukamto, S.Pd., M.Pd. Latar belakang penelitian ini adalah belum adanya pengembangan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM di kelas II, belum dilakukannya asesment diagnostik secara maksimal dan perlu ditingkatnya kreativitas siswa. Hal tersebut dikarenakan modul ajar IPAS untuk kelas II belum tersedia, belum memahami secara detail mengenai asesment diagnostik dan masih adanya bantuan dari orang tua dalam mengerjakan tugas yang melatih ketrampilan sehingga tidak mengeluarkan seluruh kemampuan dalam bidang kreativitasnya. Materi pancaindra pada kelas II yang dianggap sulit bagi sebagian peserta didik karena hasil asesment diagnostik yang mendapatkan nilai rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana mengembangkan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM materi pancaindra untuk meningkatan kreativitas? 2). Apakah modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi pancaindra untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas II memenuhi kriteria valid? 3). Bagaimana pengembangan modul ajar berbasis pendekatan STEM dalam materi pancaindra efektif dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas II? 4). Apakah modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi pancaindra untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas II praktis digunakan dalam pembelajaran? Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RnD). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah ADDIE oleh Dick And Carry yang meliputi (Analysis, Design, Development, Implementation,Evaluation). Sasaran dalam penelitian ini adalah kelas II di SDN 3 Belor. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kegiatan dokumentasi, observasi, angket dan hasil uji coba. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Berdasarkan hasil uji coba validitas yang sudah diolah menggunakan indeks aikens memperoleh skor rata-rata hasil validasi indeks aiken yaitu 0,97 dengan kategori tinggi. Hasil data efektivitas modul ajar mendapatkan skor 97,2 % dengan ketegori efektif karena adanya peningkatan kreatifitas 35,2%. Indikator yang terlihat yaitu 1). Memiliki rasa ingin tahu yang besar, 2). Memberikan banyak gagasan dan usul dalam suatu masalah, 3). Mempunyai rasa keindahan, 4). Mempunyai pendapat sendiri dan tidak mengungkapkannya, tidak terpengaruh orang lain, 5). Memiliki rasa humor yang tinggi, 6). Memiliki daya imajinasi yang kuat, 7). Dapat bekerja sendiri, 8). Senang mencoba hal-hal baru, 9). Mampu mengembangkan atau merinc suatu gagasan (kemampuan elaborasi). Sedangkan kepraktisan modul mendapatkan skor 96,8% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar IPAS berbasis STEM materi} }