@thesis{thesis, author={Azziyah Azimatun Nor}, title ={IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DITINJAU DARI STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS VII DI SMP NEGERI 10 SEMARANG}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/3888/}, abstract={Azimatun Nor Azziyah. ?Implementasi Kurikulum Merdeka Ditinjau dari Standar Proses dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII di SMP Negeri 10 Semarang?, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Pndidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Kurikulum Merdeka yang dilandasi dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Kurikulum Merdeka ditinjau dari standar proses dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang.. Fokus penelitian ini yaitu implementasi Kurikulum Merdeka ditinjau dari standar proses dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang, sedangkan sub fokus penelitian ini yaitu 1) Perencanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang. 2) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang. 3) Penilaian pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif. Data analisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka ditinjau dari standar proses dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII SMP Negeri 10 Semarang yaitu dalam perencanaan pembelajaran guru menyusun modul ajar telah memenuhi komponen-komponen yang tersedia di dalam buku panduan pembelajaran dan asesmen yang diterbitkan oleh badan standar, kurikulum, dan asesmen pendidikan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Pelaksanaan pembelajaran guru lebih dominan menggunakan metode pembelajaran problem basic learning dibandingkan dengan metode pembelajaran diferensiasi yang merupakan anjuran metode pembelajaran di dalam kruikulum merdeka. Sedangkan penilaian pembelajaran yaitu guru menggunakan pwnilaian kelas yang meliputi penilaian formatif dan sumatif. Penilaian formatif dilakukan saat Penilaian Akhir Semeseter (PAS) dan penilaian sumatif dilakukan saat pembelajaran di dalam kelas dilakukan. Berdasarkan hal itu perlu ditingkatkan kembali dalam pengimplementasian pembelajaran berdiferensiasi hal ini ditujukan untuk dapat mencapai pengimplementasian dalam kurikulum merdeka, hal ini dilakukan setiap siswa yang beragam dapat memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Standar Proses, Pendidikan Pancasila} }