@thesis{thesis, author={Faizyahrani Lilla Panca}, title ={EFEKTIVITAS BAMBU AIR (Equisetum hyemale) SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI AMONIA DAN NITROGEN TOTAL LINDI TPA JATIBARANG SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4488/}, abstract={Dengan bertambahnya jumlah penduduk secara signifikan maka jumlah produksi sampah, khususnya sampah rumah tangga, dapat meningkat (Harjanti, 2020). Sejalan dengan permasalahan yang dihadapi oleh seluruh TPA di Indonesia, tingginya jumlah sampah yang masuk ke TPA tidak sebanding dengan biaya dan kualitas pengelolaan sampah yang masih rendah. Air masuk ke dalam tumpukan sampah dan menggenangi tumpukan sampah tersebut, sehingga timbullah cairan berwarna hitam kental yang keluar dari tumpukan sampah yang disebut lindi. Volume lindi dengan kadar organik, anorganik, dan logam di TPA Jatibarang berpotensi mencemari air sungai Kreo yang terletak di dekat TPA Jatibarang. Dampak berbahaya bagi kesehatan dan kelangsungan ekosistem jika kandungan total amonia dan nitrogen terlalu tinggi pada lindi TPA Jatibarang, upaya pengelolaan dan penanggulangannya dengan agen fitoremediasi adalah bambu air (Equisetum hyemale). Metode penelitian ini merupakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dirancang dengan jenis Tanaman Bambu Air (Equisetum hyemale) dan 3 variasi biomassa tanaman bambu air yaitu, P0: 0 g, P1: 750 g, dan P2: 1000 g tanaman bambu air (Equisetum hyemale) dengan 10 liter limbah lindi, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Fitoremediasi ini efektif dalam menurunkan kadar amonia pada air lindi, penurunan kadar amonia mencapai 99,68% dan kandungan nitrogen total tertinggi mencapai 91,74%. Fitoremediasi ini mampu membantu manusia menurunkan kadar amonia berlebih di perairan, menyerap polutan organik melalui akar tanaman karena mempunyai sifat hiperakumulator dan hipertoleransi. Disimpulkan bahwa tanaman bambu air (Equisetum hyemale) efektif menurunkan kadar amonia dan nitrogen total lindi. Efektivitas penurunan kadar amonia dan kadar nitrogen paling optimal pada perlakuan P2 hari ke-3. Kata Kunci : Fitoremediasi, bambu air, lindi, amonia, nitrogen total} }