@thesis{thesis, author={HANDAYANI RONA ASWURI}, title ={MANAJEMEN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH REGULER UNTUK PENYEDIAAN ALAT MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DI SDN 2 PENYANGKRINGAN KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4578/}, abstract={Rona Aswuri Handayani, 2024 ?Manajemen Bantuan Operasional Sekolah Reguler untuk Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran di SDN 2 Penyangkringan Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal?. Tesis, Pembimbing (1) Dr. Titik Haryati, M.Si, (2) Dr. Rosalina Br. Ginting, M.Si. Konteks penelitian ini adalah SD Negeri 2 Penyangkringan yang mempunyai keunggulan yaitu menjadi satu-satunya Sekolah Dasar Negeri yang memaksimalkan pengadaan alat multimedia pembelajaran di kecamatan Weleri melalui manajemen dana BOS reguler yang baik, sehingga mampu memiliki alat multimedia pembelajaran yang lengkap. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari peran kepala sekolahn dan bendahara BOS sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis: 1)perencanaan dan penganggaran dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran di SDN 2 Penyangkringan, 2)pelaksanaan penatausahaan dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran di SDN 2 Penyangkringan, dan 3)pelaporan dan pertanggungjawaban dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran di SDN 2 Penyangkringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di SDN 2 Penyangkringan kecamatan Weleri, dilakukan pada bulan juli-agustus 2024. Melalui langkah penelitian meliputi : 1) menyusun rencana penelitian, 2) memilih lapangan penelitian, 3) mengurus perijinan, 4) Menjajaki dan menilai lapangan, 5) Memilih dan memanfaatkan informasi, 6) Menyiapkan perlengkapan penelitian. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan adalah interaktif model dari Miles, Huberman yang meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, mengadakan membercheck, pengujian transferability, depennability, dan konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Perencanaan dan penganggaran dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan ARKAS berdasarkan kebutuhan satuan pendidikan dan hasil evaluasi diri sekolah, (2) Pelaksanaan penatausahaan dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran sudah dilakukan dengan baik oleh bendahara BOS sekolah melalui penginputan data ke dalam sistem aplikasi BOS kementrian setiap saat. (3) Pelaporan dan pertanggungjawaban dana BOS reguler untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran telah dilakukan dengan baik yaitu melalui pelaporan pada aplikasi BOS dan ARKAS yang tepat waktu. Kata kunci: Manajemen dana BOS reguler, Alat multimedia pembelajaran} }