@thesis{thesis, author={Latifah Nur}, title ={PENGEMBANGAN MODUL AJAR PROJEK IPAS BERORIENTASI ESD DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA ASPEK ZAT DAN PERUBAHANNYA UNTUK MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4618/}, abstract={Latifah, Nur. 2024. ?Pengembangan Modul Ajar Projek IPAS Berorientasi ESD dengan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Aspek Zat dan Perubahannya untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila?. Pembimbing: (1) Dr. Muhammad Syaipul Hayat, M.Pd; (2) Dr. Nur Khoiri, S. Pd., M. T., M. Pd Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum banyaknya perangkat pembelajaran konteks ESD yang diintegrasikan ke dalam mata pelajaran khususnya Projek IPAS. Selain itu pembelajaran masih banyak yang dilaksanakan secara klasikal dengan menganggap kemampuan semua siswa relatif homogen dan pasca pandemi covid-19 aktualisasi profil pelajar Pancasila dari siswa mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul ajar Projek IPAS berorientasi ESD dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada aspek zat dan perubahannya untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) yang dikembangkan dengan menggunakan empat tahap model pengembangan 4D Thiagarajan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Karakteristik modul ajar hasil pengembangan ini adalah modul ajar yang mengintegrasikan ESD dan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Reorientasi ESD baik pengetahuan, masalah (isu lokal), keterampilan, perspektif serta nilai disajikan pada permasalahan ancaman krisis air bersih sehingga melatih peserta didik bernalar kritis, kreatif dan berakhlak terhadap alam sehingga terwujud profil pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas modul ajar sebesar 94.09%, ATP sebesar 93%, LKPD 94.6% dan bahan bacaan guru dan peserta didik 93.5% dengan kriteria sangat valid dan dapat digunakan tanpa revisi. Kepraktisan modul ajar sebesar 95.45%, ATP sebesar 96%, LKPD 95.69% dan bahan bacaan guru dan peserta didik sebesar 93.43% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya uji efektivitas modul ajar terhadap peningkatan profil pelajar Pancasila dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia elemen akhlak kepada alam didapatkan thitung>ttabel (6.396>2.03224) dengan signifikansi 0.000, sedangkan uji N-gain sebesar 58.23%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ajar berorientasi ESD dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi cukup efektif untuk meningkatkan akhlak peserta didik kepada alam. Uji efektivitas modul ajar terhadap peningkatan profil pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis didapatkan thitung>ttabel (2.438>2.03224) dengan signifikansi 0.017, sedangkan uji N-gain sebesar 62.32%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ajar berorientasi ESD dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan bernalar kritis. Kemudian uji efektivitas modul ajar terhadap peningkatan profil pelajar Pancasila dimensi kreatif didapatkan thitung>ttabel (4.511>2.03224) dengan signifikansi 0.000, sedangkan uji N-gain sebesar 65.74%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ajar berorientasi ESD dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Kata kunci: Modul Ajar, Projek IPAS, ESD, Pembelajaran Berdiferensiasi, Profil Pelajar Pancasila} }