@thesis{thesis, author={Hadiwijaya Muhammad Arun Setya}, title ={PERBANDINGAN METODE LATIHAN PYRAMID SET DAN DROP SET TERHADAP HIPERTROFI OTOT PADA MEMBER FITNESS CENTER UNIVERSITAS PGRI SEMARANG}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4692/}, abstract={Muhammad Arun Setya Hadiwijaya. ?Perbandingan Metode Latihan Pyramid Set Dan Drop Set Terhadap Hipertrofi Otot Pada Member Fitness Center Universitas PGRI Semarang? Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial dan keolahragaan. Uiversitas PGRI Semarang 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan beban dengan metode pyramid set terhadap hipertrofi otot pada member fitness Universitas PGRI Semarang, mengetahui pengaruh latihan beban dengan metode drop set terhadap hipertrofi otot pada member fitness Universitas PGRI Semarang, dan mengetahui efektifitas latihan beban antara metode pyramid set dengan metode Drop set terhadap hipertrofi otot pada member fitness Universitas PGRI Semarang. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan menggunakan two group pretest-posttest eksperimental design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah member aktif berjumlah 30 orang yang latihan. Pengambilan sampel yang ditentukan secara purposive dan memenuhi kriteria inklusi penelitian yaitu member laki-laki dengan tujuan penambahan massa otot/hipertrofi yaitu berjumlah 12 orang. Pembagian kelompok dalam penelitian ini dengan cara ordinal pairing yaitu membagi kedua kelompok setelah diurutkan dari nilai tertinggi ke rendah agar seimbang dengan rumus AB-BA. Untuk kelompok I latihan beban menggunakan metode pyramid set dan kelompok II latihan beban menggunakan metode Drop set. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji independent t-test untuk hasil data dengan nilai signifikansi lebih kecil atau sama dengan dari 5% untuk mengetahui mana yang lebih efefktif Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signikan dari latihan beban menggunakan metode pyramid set terhadap hipertrofi otot pada member fitness Universitas PGRI Semarang, dengan nilai signifikan 0,005 (p<0,05) (2) terdapat pengaruh yang signikan dari latihan beban menggunakan metode Drop set terhadap hipertrofi otot pada member fitness Universitas PGRI Semarang, dengan nilai signifikan 0,003 (p<0,05) dan (3) berdasarkan perbedaan rata-rata (mean), terdapat peningkatan hipertrofi otot antara kelompok latihan beban metode pyramid set (1,9167) dan metode Drop set (1,4167) dengan nilai p (sig) sebesar 0,109 (p<0,05). Dapat disimpulkan Pada penelitian di Lab Fitness Universitas PGRI Semarang, didapati bahwa latihan beban dengan metode pyramid set dan drop set berpengaruh signifikan terhadap hipertrofi otot pada member, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode tersebut. Kata kunci: latihan beban, pyramid set, drop set, dan hipertrofi otot.} }