@thesis{thesis, author={PEBRILIA PUTRI VINA}, title ={PENGEMBANGAN DESAIN PERMAINAN BERBASIS ADVENTURE EDUCATION DALAM KEMAMPUAN KOMUNIKASI KELAS III SEKOLAH DASAR}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4747/}, abstract={PUTRI VINA PEBRILIA, NPM 20120123. ?Pengembangan Desain Permainan Adventure Education Dalam Kemampuan Komunikasi Kelas III Sekolah Dasar? , Skripsi Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah belum terlaksanaya model permainan berbasis Adventure Education dalam kemampuan komunikasi secara maksimal dan kurangnya komunikasi antara siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa. Rumusan maslah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengembangan model permainan berbasis adventure education pada siswa kelas III dan Bagaiman kelayakan model permainan berbasis adventure education dalam menanamkan komunikasi pada siswa kelas III. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan model permainan berbasis adventure education pada siswa kelas III dan untuk mengetahui kelayakan model permainan berbasis adventure education dalam menanamkan komunikasi pada siswa kelas III. Penelitian ini termasuk jenid penelitian dan pengembangan atau Research and Development . pengembangan permainan adventure education ini mengacu pada model penelitian dan pengembangan ADDIE. Model ini sesuai dengan namanya, terdiri atas lima fase yaitu, (A)nalysis, (D)esign, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Penelitian dilaksanakan pada kelas III SDI NU Pungkuran, SDN Jetaksari dan SDN Karangasem. Hasil dari respon siswa yang sudah didapat dari siswa berupa skala guttman bentuk ?Ya? atau ?Tidak? menyatakan bahwa model permainan adventure education dalam kemampuan komunikasi sudah layak digunakan. Hasil penelitian diperoleh dari validasi ahli media dan ahli materi. Hasil dari ahli materi mendapatkan ?90%? dan ahli media mendapatkan ?88%?. Hasil analisis respon guru kelas III SDI NU Pungkuran mendapatkan ?87%?, SDN Jetaksari mendapatkan ?100%" dan SDN Karangasem mendapatkan ?95%?. Hasil analisis respon siswa mendapatkan ?95%?. Hal ini dapat disimpulkan bah model permainan adventure education dalam kemampuan komunikasi termasuk dalam katagori ?sangat layak digunkan? dalam pembelajaran kelas III Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah, model permainan adventure education dalam kemampuan komunikasi berbentuk permainan kelas III dapat digunakan sebagai salah satu alternative model pembelajaran yang digunkan guru untuk mengajar.} }