@thesis{thesis, author={LIANA SINTA}, title ={UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI BERMAIN PLAYDOUH UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKIT HARAPAN BUNDA SEMARANG}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/4891/}, abstract={Sinta Liana Npm 21156237 ?Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui bermain Playdough Di TKIT Harapan Bunda Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu pendidikan UNIVERSITAS PGRI Semarang. UPGRIS Semarang. 2023 Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah mengenai kemampuan motorik halus yaitu terdapat permasalahan dari aspek perkembangan motorik pada anak, yaitu anak belum mampu mengoptimalkan motoric halusnya. Hal tersebut disebabkan kurangnya stimulus dalam diri anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kegiatan bermain playdough dapat meningkatkan kemampuan motoric halus anak usia 5-6 Tahun ? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik anak usia 5-6 Tahun melalui metode bermain playdouhg di TKIT Harapan Bunda Tahun Ajaran 2023/2024 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Populasi penelitian adalah Kelas B.Sulaiman di TKIT Harapan Bunda. Penelitian ini dilaksanakan pada semester Ganjil selama 3 kali pertemuan, minggu pertama yang dimulai dari tanggal 22 April 2024 sampai 24 April 2024. Subyek penelitian adalah anak TK B yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuatperencanaan, 2) melakukantindakan, 3) mengadakan pengamatan tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motoric halus anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan bermain playdough. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anak yang mempunyai kemampuan motoric halus dalam setiap kali pertemuan baik dalam siklus I maupun siklus II. Pada awal tindakan terdapat 4 anak atau 17,5% yang mempunyai penilaian BSB dan 4 atau 17,5% anak yang mempunyai penilaian BSH pada kemampuan motoric halus. Sedangkan akhir tindakan 12 anak atau 55% yang mempunyai penilaian BSB dan 8 anak atau 36% yang mempunyai penilaian BSH dan dapat mengikuti bermain playdough dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan motorik TK B sulaiman di TKIT Harapan Bunda Tahun Pelajaran 2023/2024 dapat ditingkatkan melalui metode bermain playdough.} }