@thesis{thesis, author={SAFITRI DESYANA AJENG}, title ={PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SDN BETOKAN 2 DEMAK}, year={2023}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/509/}, abstract={DESYANA AJENG SAFITRI. NPM 18120219. ?Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran IPAS di SDN Betokan 2 Demak?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2023. Dosen Pembimbing I: Prasena Arisyanto, S.Pd., M.Pd. Dosen Pembimbing II: Filia Prima Artharina, S.Pd., M.Pd. Era modernisasi saat ini, ancaman hilangnya karakter bangsa semakin nyata. Salah satu peristiwa yang menggambarkan melemahnya Pendidikan membentuk generasi berkarakter adalah kriminalitas yang melibatkan peserta didik. Melalui pembelajaran IPAS, kita dapat mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan karakter bangsa. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS di SDN Betokan 2 Demak,serta apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS di SDN Betokan 2 Demak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS di SDN Betokan 2 Demak, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS di SDN Betokan 2 Demak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Setting penelitian dilakukan di SDN Betokan 2 Demak. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, kepala sekolah, dan guru kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran IPA dan teknologi terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada setiap tahapan kegiatan tersebut diwujudkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, antara lain beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Hambatan yang terjadi adalah kurangnya pemahaman pendidik mengenai profil Pelajar Pancasila, terbatasnya sarana dan prasarana sekolah, serta interaksi peserta didik di luar sekolah. Sedangkan dukungan yang ada meliputi sosialisasi profil pelajar Pancasila bagi pendidik, adanya pembiasaan sekolah, dan adanya kerja sama antara guru, kepala sekolah, orangtua, serta instansi lain yang berkaitan dengan Pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah kepala sekolah diharapkan dapat selalu menjadi suri tauladan yang baik bagi guru dan warga sekolah serta mampu mempertahankan pembiasaan- pembiasaan yang sudah ada di SDN Betokan 2 Demak, guru sebagai teladan diharapkan dapat memberikan contoh- contoh perilaku yang sesuai nilai Pancasila kepada peserta didik. Hal ini agar peserta didik dapat meneladani sikap dan perilaku saat mengamatinya setiap hari, serta pada akhirnya dapat membentuk karakter pada diri peserta didik. Peserta didik diharapkan selalu berperilaku baik, sopan, dan tertib sesuai dengan nilai- nilai Pancasila baik dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah.} }