@thesis{thesis, author={LESTARI LIA}, title ={PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN CRT (CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPAS KELAS IV SDN BANGETAYU WETAN 02}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5100/}, abstract={LIA LESTARI. NPM 20120190. ?Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Melalui Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi IPAS Kelas IV SDN Bangetayu Wetan 02?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2024. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah saat pelaksanaan proses pembelajaran guru belum menggunakan model pembelajaran dan pendekatan pembelajaran di kelas IV SDN Bangetayu Wetan 02. Dalam proses pembelajaran guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi, sehingga peserta didik kurang berantusias dalam belajar. Selain itu juga guru belum menggunakan pendekatan pada materi IPAS. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah model pembelajaran problem based learning dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa materi IPAS Kelas 4 SDN Bangetayu Wetan 02 dan apakah melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa materi IPAS Kelas 4 SDN Bangetayu Wetan 02. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning melalui pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) terhadap hasil belajar siswa materi IPAS Kelas IV SDN Bangetayu Wetan 02. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk penelitian Quasi Experimental Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Bangetayu Wetan 02. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Bangetayu Wetan 02 dengan jumlah 34 siswa. Data penelitian ini diperoleh melalui tes dan non tes. Tes meliputi pretest dan posttest. Sedangkan non tes meliputi observasi dan wawancara. Hasil analisis data siswa dibuktikan dengan menggunakan uji t dua pihak polled varian, diperoleh nilai thitung sebesar 68,11. Dengan db = n1+n2 ? 1 = 33 dan taraf signifikan 5% = 0,05, diperoleh ttabel 2,035. Jadi thitung > ttabel= 68,11 > 2,035 jadi H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh dari model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Melalui Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi IPAS Kelas IV SDN Bangetayu Wetan 02. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah agar model problem based learning dan pendekatan culturally responsive teaching dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar.} }