@thesis{thesis, author={INDRIANY NOVIANA}, title ={UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI SENI MOZAIK DI KELOMPOK A TK MIFTAHUL HUDA BRAKAS}, year={2024}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5131/}, abstract={Noviana Indriany NPM 21156041 ?Upaya meningkatkan kemampuan motorikhalus anak usia 4-5 tahun melalui seni mozaik di kelompok A TK Miftahul Huda Brakas Dempet Demak?. Skripsi program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang 2023. Dosen Pembimbing l Dr. Muniroh Munawar, S.Pi,.M.Pd,. Dosen Pembimbing ll Dwi Prasetiyawati D.H,S.P.d,M.Pd. 2024. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kenyatann di lapangan banyak anak yang terjadi di TK Miftahul Huda Brakas Dempet Demak terkait dengan pengetahuan kegiatan motoric galus anak usia 4-5 tahun yakni masih sulit untuk berkordinasi mata dan Gerakan. Hal ini dapat dilihat dalam kurangnya semangat anak dalam memilih beragam permainan ataupun kegiatan di sekolah. Masalah masalah dalam penelitian ini tentang upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4- 5 tahun melalui seni mozaik di kelompok A TK Miftahul Huda kecamatan dempet kabupaten Demak tahun pelajaran 2023/2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan pengumpulan data berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 16 anak, yang terdiri dari 7 laki-laki dan 9 perempuan. Penelitian tindakan kelas melalui Metode Kegiatan Mozaik Untuk Mengembangkan motorik halus Anak Usia 4-5 Tahun TK Miftahul Huda Desa Brakas Kecamatan Dempet Kabupaten Demak terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan dimana setiap pertemuan disediakan lembar observasi yang berisi penilaian terhadap hasil kriteria yang menunjang aspek Motorik Halus anak. Lembar observasi tersebut digunakan untuk mengetahui peningkatan aspek motoric halus anak. Prosentase keberhasilan anak dalam bahasa anak pada kondisi awal (Pra siklus) dengan nilai BSH sebesar 15%. Hasil ini meningkat persentasenya pada siklus 1 menjadi 33%. Hasil dari observasi siklus 1 menunjukan sudah ada peningkatan walaupun belum mencapai standar keberhasilan yang ditentukan. Kemudian penelitian berlanjut pada siklus 2 agar standar keberhasilan penggunaan metode bermain kegiatan mozaik untuk mengembangkan Motorik Halus anak bisa tercapai. Hasil observasi pada siklus 2 menunjukan adanya peningkatan signifikan sehingga mampu mencapai standar keberhasilan.} }