@thesis{thesis, author={PRADANA ALVIN ARDIAN}, title ={PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN PADA PROSES PENGELASAN GMAW TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN BAJA AISI 1045}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5604/}, abstract={Berkembangnya dunia industri yang semakin maju tidak dapat dipisahkan dengan proses pengelasan. Pengelasan merupakan teknik menyambung dua logam atau lebih dengan memanfaatkan energi panas untuk mencairkan logam induk dan menggunakan bahan pengisi yang disebut dengan elektroda. Dalam pengelasan banyak faktor yang mempengaruhi salah satuya adalah proses quenching. Proses quenching proses dimana baja AISI 1045 yang termasuk baja karbon sedang mendapatkan perlakuan panas dengan suhu 830oC kemudian dilakukan pendinginan secara cepat dengan media pendingin. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk pengaruh media pendingin dalam proses quenching baja AISI 1045. Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis didapat nilai ketangguhan yang diperoleh dari media quenching udara sebesar 2.88 Joule/mm², oli sebesar 1.25 Joule/mm², solar sebesar 1.23 Joule/mm², air sebesar 0.63 Joule/mm², dan yang terendah adalah air garam sebesar 0.59 Joule/mm². Sedangkan nilai kekerasan yang diperoleh dari media quenching air garam sebesar 62.47 HRC, air sebesar 56.67 HRC, solar sebesar 52.43 HRC, oli sebesar 49.1 HRC dan yang terendah yaitu udara 43.2 HRC. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa spesimen yang di lakukan quenching dengan media yang memiliki massa jenis rendah maka laju pendinginnannya lambat dan berpengaruh pada nilai ketangguhan yang tinggi namun nilai kekerasan rendah, begitu juga sebaliknya. Kata Kunci : GMAW, Kekerasan, Quenching, dan Uji Ketangguhan} }