@thesis{thesis, author={Wida Aris}, title ={PERAN KARANG TARUNA DALAM MENGEMBANGKAN DESTINASI WISATA BERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA (Studi Kasus di Desa Banggi Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang)}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5825/}, abstract={Skripsi dengan judul ?Peran Karang Taruna Dalam Mengembangkan Destinasi Wisata Berbasis Nilai-Nilai Pancasila (Studi Kasus di Desa Banggi Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang)?. Penelitian ini di latarbelakangi oleh observasi awal di Destinasi wisata Pasar Mbrumbung. Destinasi wisata di Pasar Mbrumbung masih terfokus pada satu bidang, yaitu kuliner tradisional. Untuk kemajuan destinasi wisata dan mempertahankan keberadaannya maka pengembangan destinasi wisata perlu dilakukan pengembangan yang berbasis nilai-nilai Pancasila. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran Karang Taruna dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis nilai-nilai Pancasila. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Adapun tempat yang digunakan untuk penelitian adalah di Pasar Mbrumbung Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna dalam mengembangkan destinasi wisata Pasar Mbrumbung dilakukan dengan berbasis nilai-nilai Pancasila. Nilai Pancasila Sila ke-1 diwujudkan dengan Karang Taruna menyediakan tempat ibadah yaitu mushola, Nilai Pancasila Sila ke-2 diwujudkan dengan Karang Taruna menyediakan fasilitas yang dibutuhkan pengunjung berupa tempat bersantai, spot foto, toilet, dan pedagang berupa lapak untuk berjualan, Nilai Pancasila Sila ke-3 diwujudkan dengan kegiatan kerja bakti bersama warga desa, pengelolaan konflik yang baik dan meperkukuh jati diri dengan menjaga nuansa tradisional, Nilai Pancasila Sila ke-4 diwujudkan melalui rapat/musyawarah yang dilaksanakan setiap satu bulan satu kali, dan Nilai Pancasila Sila ke-5 diwujudkan dengan memberikan kesempatan yang sama kepada warga Desa Banggi untuk berpartisipasi sebagai pedagang dan pemenuhan hak dan kewajiban yaitu pedagang mendapatkan hak berupa lapak berjualan dan berkewajiban untuk membayar iuran sebesar 10% dari hasil berjualan. Pengembangan destinasi wisata berbasis nilai-nilai Pancasila ini dapat dijadikan sebagai sarana media belajar siswa secara langsung dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di masyarakat dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan pengenalan budaya yang lebih dekat. Untuk mencapai hal tersebut karang taruna harus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, pedagang, dan mengembangkan inovasi-inovasi baru selain di bidang kuliner. Kata Kunci: Karang Taruna, Destinasi Wisata, Nilai-nilai Pancasila} }