@thesis{thesis, author={AZWAR HIMAM}, title ={SURVEI TINGKAT KONDISI FISIK PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET DI SMP NEGERI 1 WELAHAN}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5875/}, abstract={Himam Azwar ?Survei Tingkat Kondisi Fisik Peserta Ekstrakurikuler Bola Basket di SMP Negeri 1 Welahan?, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2021. Kondisi fisik merupakan salah satu faktor penting dalam capaian prestasi bola basket pada ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Welahan, Beberapa kelemahan kemampuan teknik dasar bola basket yang disebabkan tingkat kondisi fisik yang masih kurang baik. Belum optimalnya prestasi dan belum diketahuinya tingkat kondisi fisik peserta ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Welahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik peserta ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Welahan tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunkan teknik penelitian deskriptif, yang merupakan penelitian menggambarkan situasi yang saat ini sedang berlangsung tanpa menggunakan pengujian hipotesis. Metode yang digunakan ialah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling, yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan ialah Keseimbangan (Balance) dengan Tes berdiri satu kaki (Stork Stand), Kelincahan (Agility) dengan Illinois Agility Run Test, Daya Ledak (Power) dengan Tes Vertical Jump, Daya Tahan (Endurance) dengan Tes Multistage, Koordinasi (Coordination) dengan Tes lempar Tangkap dengan Target, Kecepatan (Speed) dengan Tes Lari 100 meter, dan Kekuatan (Strenght) dengan Tes Push Up. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa tingkat kondisi fisik dalam T-Score peserta ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Welahan tahun 2020-2021 adalah 6 peserta atau 18,75% masuk dalam kategori baik sekali, 3 peserta atau 9,375% masuk dalam kategori baik, 8 peserta atau 25% masuk dalam kategori sedang, 12 peserta atau 37,5% masuk dalam kategori kurang, dan 3 peserta atau 9,375% masuk dalam kategori kurang sekali. Sehingga dapat diketahui bahwa 3 dari 32 peserta kurang mempersiapkan fisiknya dalam melakukan tes penelitian.} }