@thesis{thesis, author={TAUQIFA AYUNITA HISBADINA}, title ={PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING DI SD NEGERI KARANGTOWO KABUPATEN DEMAK}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5910/}, abstract={AYUNITA HISBADINA TAUQIFA. NPM 17120095. ?Peran Guru dan Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Daring di SD Negeri Karangtowo Kabupaten Demak?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Pembimbing I Intan Rahmawati, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II Henry Januar Saputra, S.Pd., M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring, karena suasana belajar tidak sama dengan pembelajaran disekolah. Kondisi ini membuat siswa bosan dan capek dengan pembelajaran daring. Hal tersebut diperlukan peran guru dan orang tua dalam mememotivasi siswa agar termotivasi untuk mengikuti pembelajaran daring agar tetap belajar dan mengikuti pembelajaran daring. Fokus penelitian ini yaitu bagaimana peran guru dan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring di SD Negeri Karangtowo Kabupaten Demak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru dan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring di SD Negeri Karangtowo Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah 29 siswa, 1 guru kelas, dan 29 orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi data. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil dari analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa meliputi 1) guru sebagai demonstrator 2) guru sebagai pengelola pembelajaran 3) guru sebagai mediator 4) guru sebagai fasilitator 5) guru sebagai evaluator 6) guru sebagai motivator. Untuk memotivasi siswa, guru selalu memberikan semangat untuk selalu mengerjakan tugas dan pujian apabila siswa berhasil dalam mengerjakan tugas dengan baik. Sedangkan peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu 1) orang tua sebagai pendamping 2) orang tua sebagai fasilitator 3) orang tua sebagai motivator. Cara orang tua memotivasi anak dengan memberikan semangat agar selalu mengikuti pembelajaran, hadiah jika anak berhasil dalam mengerjakan tugas dan hukuman apabila anak melalikan tugas dan sulit diarahkan. Dan hasil perolehan presentase rata-rata dari keenam indikator motivasi belajar siswa saat pembelajaran daring memperoleh hasil 2% siswa yang menyatakan ya sedangkan 3% siswa yang menyatakan tidak. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi di kelas VB SD Negeri Karangtowo masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah diharapkan guru dan orang tua dapat melaksanakan perannya agar siswa termotivasi dalam belajar walaupun pembelajaran daring, sehingga siswa dapat meningkatkan motivasi belajarnya untuk tetap mengikuti pembelajaran daring dan memperoleh hasil belajar yang optimal.} }