@thesis{thesis, author={HANDAYANI DIAH FITRI}, title ={KEEFEKTIFAN METODE RESITASI DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN MOEKO (MONOPOLI EKOSISTEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/5921/}, abstract={DIAH FITRI HANDAYANI. NPM 16120169 ?Keefektifan Metode Resitasi Dengan Media Pembelajaran Moeko (Monopoli Ekosistem) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas PGRI Semarang 2021. Telah dilakukan penelitian tentang metode Resitasi yang dilatar belakangi Pembelajaran IPA masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif pada saat pembelajaran, guru masih menggunakan model konvensional yang mengakibatkan siswa tidak begitu tertarik dalam mengikuti pembelajaran dan siswa cenderung bermain dengan teman sebangku, sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA cukup rendah, minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA masih sangat kurang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keefektifan metode resitasi dengan media pembelajaran moeko (monopoli ekosistem) untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar ? Tujuannya untuk mengetahui keefektifan metode resitasi dengan media pembelajaran moeko (monopoli ekosistem) untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian Pra-Experimental Design (non design) dengan jenis penelitian one-group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDIT Nurul Iman Semarang. Dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, wawancara dan observasi. Hasil penelitian pretest siswa menunjukkan bahwa memperoleh rata-rata 60. Sedangkan hasil posttest memperoleh rata-rata 80, selanjutnya pengujian dilakukan dengan uji banding. Kemudian dari uji T, diperoleh > yaitu 2,755 > 1,997 sehingga ditolak dan diterima, artinya hasil posttest siswa lebih baik daripada hasil pretest siswa. Hasil belajar siswa mencapai kriteria ketuntasan belajar melalui nilai pretest 8 siswa 24% telah mencapai kriteria ketuntasan dan posttest sebanyak 25 siswa 88% telah mencapai kriteria ketuntasan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan tidak sama, artinya metode resitasi dengan media pembelajaran moeko (monopoli ekosistem) efektif terhadap hasil belajar siswa di sekolah dasar. Saran yang dapat peneliti sampaikan kepada guru sekolah dasar hendaklah menggunakan beberapa metode dan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi yang sesuai dengan materi yang hendak disampaikan guna menciptakan siswa yang aktif dan berprestasi salah satunya yaitu metode resitasi dengan media pembelajaran moeko (monopoli ekosistem).} }