@thesis{thesis, author={LISJAYANTI MEGA FITRI}, title ={EFEKTIVITAS BERMAIN DAKON TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6009/}, abstract={Mega Fitri Lisjayanti. 2021. ?Efektivitas Bermain Dakon terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 5-6 tahun?. Skripsi. Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Semarang. Kata Kunci: Kemampuan mengenal konsep bilangan, permainan dakon. Kemampuan mengenal konsep bilangan sudah harus dimiliki oleh anak dan harus mendapatkan stimulasi sejak usia dini agar dapat berkembang maksimal karena kemampuan mengenal konsep bilangan sangat penting, sehingga pengenalan konsep bilangan kepada anak, dilakukan dengan cara dan stimulasi yang tepat dan menyenangkan. Salah satunya adalah melalui kegiatan bermain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh yang signifikan kegiatan bermain dakon terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest posttest control group design. Teknik pengambilan data menggunakan lembar observasi kemampuan mengenal konsep bilangan. Uji hipotesis dilakukan mengunakan uji mann whitney. Analisis hipotesis uji mann whitney menunjukkan bahwa permainan dakon terbukti efektif terhadap peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan peserta didik kelompok B di TK PGRI Sarimulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,005 lebih kecil dari 0,05, artinya ada perbedaan antara hasil belajar pretest dan postest sehingga dapat disimpulkan permainan dakon terbukti efektif terhadap peningkatan kemampuan mengenal dakon di TK PGRI Sarimulyo. Disimpulkan bahwa penelitian menunjukkan permainan dakon efektif terhadap peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini di TK PGRI Sarimulyo. Peneliti lanjutan diharapkan bisa melakukan penelitian sejenis pada anak usia dini dalam semua tingkatan usia anak, serta menambah jumlah sampel yang diteliti dan memperluas lokasi penelitian sehingga diharapkan tingkat generalisasi dari analisis lebih akurat, dan disarankan untuk menggunakan instrumen penelitian lain yang dapat mempengaruhi kualitas hasil penelitian menjadi lebih baik.} }