@thesis{thesis, author={YULFA MIRNA MARITSA}, title ={THINK PAIR SHARE SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN DEBAT DI SMA}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6025/}, abstract={Mirna Maritsa Yulfa, Think Pair Share Sebagai Model Pembelajaran Debat di SMA. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Pgri Semarang. Pembimbing I, Dr. Ngatmini, M.Pd, dan Pembimbing II, Dra. H.R. Utami, M. Hum, Kata Kunci : Think Pair Share, Model, Pembelajaran Debat. Penelitian ini dilatar belakangi pada kegiatan pembelajaran debat peserta didik belum berani untuk menyampaikan pendapatnya atau berbicara di depan. Peserta didik cenderung menjadi pendengar aktif dan hanya memperhatikan materi-materi debat, sebab itu diperlukan inovasi pembelajaran agar minat belajar bisa meningkat, salah satunya dengan menerapkan model think pair share yang merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik, dimana guru mengajukan suatu pertanyaan, peserta didik memikirkan jawaban dalam beberapa saat. Model think pair share pada pembelajaran debat dapat menjadikan peserta didik langsung melakukan praktik berkomunikasi dan menyampaikan pendapat. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Think Pair Share sebagai model pembelajaran debat di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dalam penelitian diperoleh melalui studi dokumenter dengan mengkaji jurnal-jurnal penelitian. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode conten analalysis dan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa think pair share dapat digunakan sebagai model pembelajaran debat di SMA. Model think pair share menunjukkan kelancaran proses pembelajaran sehingga dapat menunbuhkan partisipasi peserta didik. Selama proses pembelajaran menciptakan kemampuan kerja sama dan saling membantu antar peserta didik. Debat melalui think pair share menjadikan peserta didik mampu berkerja sama dalam suatu tim untuk menyelesaikan suatu masalah, menyelesaikan tugas atau mengerjakan sesuatu secara bersama-sama, tipe ini memiliki keistimewaan selain bisa mengembangkan kemampauan individualnya sendiri dengan berbagi ide/gagasan dalam kelompok dan antar kelompok. Sementara itu, debat dalam keterampilan berbicara dituntut mahir berbicara di depan kelas yang sekaligus peserta didik akan lancar mengolah kebahasaaanya. Proses belajar mengajar debat dengan model think pair share dapat menumbuhkan kerja sama peserta didik dalam belajar, menciptakan suasana yang menyenangkan, nyaman dan rasa percaya diri dalam belajar. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu Pendidik hendaknya pendidik memberikan variasi dalam pembelajaran, peserta didik hendaknya mampu mengikuti pembelajaran dengan lebih kreatif, aktif, dan inovatif dan bagi peneliti selanjutnya hendaknya bisa dijadikan sebagai pijakan awal oleh peneliti lain, untuk melanjutkan penelitian yang telah ada ke arah penelitian yang lebih sempurna sehingga dapat meningkatkan prestasi.} }