@thesis{thesis, author={Arief Mohamad}, title ={PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM KERJA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI SUB RAYON BATANG BARAT KABUPATEN BATANG}, year={2023}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/612/}, abstract={Latar belakang masalah penelitian ini terkait dengan kinerja guru SMA Negeri Sub Rayon Batang Barat Kabupaten Batang yang kurang baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim kerja sekolah belum mampu optimal meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan penjelasan di atas, maka dilaksanakan penelitian pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim kerja sekolah terhadap kinerja guru SMA Negeri Sub Rayon Batang Barat Kabupaten Batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru, (2) Pengaruh iklim kerja sekolah terhadap kinerja guru, (3) Pengaruh secara simultan kompetensi manajerial kepala sekolah dan iklim kerja sekolah terhadap kinerja guru. Populasi 196 orang, sampel sebanyak 130 orang. Uji instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik/prasyarat menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji homogenitas. Analisis data menggunakan uji regresi, uji F (ANOVA) dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) keterampilan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SMA Negeri sub rayon Batang terbukti dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung 10,633 > t tabel 1,979. Besarnya pengaruh X1 terhadap Y yaitu 46,9 %; (2) iklim kerja sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SMA Negeri sub rayon Batang barat terbukti dengan nilai Sig 0,005 < 0,05 dan t hitung 4,273 > t tabel 1,979. Besarnya pengaruh X1 terhadap Y yaitu 12,5 %; (3) keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim kerja sekolah berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kinerja guru terbukti dengan nilai F hitung 60,099 > F tabel 3,070 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Besarnya pengaruh X1 dan X2 sebesar 48,6 %. Saran yang diajukan peneliti adalah: (1) bagi kepala sekolah, diharapkan terus meningkatkan keterampilan manajerialnya, dengan cara terbuka terhadap kritik, saran, tanggapan, memberikan motivasi, dan menerapkan teknik coaching bagi guru dengan kinerja kurang baik; (2) bagi guru, disarankan untuk meningkatkan kinerjannya dengan membuat perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi kegiatan pembelajaran dengan baik, bertukar pikiran/praktik baik bersama, dan mengikuti seminar/workshop untuk meningkatkan kompetensi. Kata kunci: kompetensi manajerial kepala sekolah, iklim kerja, kinerja guru} }