@thesis{thesis, author={KUSUMASARI DIAN APRILIA}, title ={ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6184/}, abstract={Dian Aprilia Kusumasari. NPM 16120180. ?Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Perkalian Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Drs. Kiswoyo, MM dan Ryky Mandar Sary, S.Pd., M.Pd. 2020. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih banyak siswa yang belum bisa mengerjakan soal perkalian. Sehingga peneliti ingin melihat lebih dalam apa kesulitan belajar perkalian yang dialami oleh siswa dan faktor penyebabnya. Hal ini menjadi daya tarik peneliti untuk mengetahui lebih lanjut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) apa kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas III di SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang pada materi operasi hitung perkalian? (2) Apa faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika dalam operasi hitung perkalian pada siswa kelas III di SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas III di SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang pada materi operasi hitung perkalian dan menganalisis faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika dalam operasi hitung perkalian pada siswa kelas III di SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data dokumen hasil pekerjaan siswa dan data hasil wawancara. Sumber data berasal dari guru dan siswa kelas III SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang yang berjumlah 10 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui (1) tes, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan data dan verifikasi. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa kesulitan belajar perkalian yang paling dominan dialami oleh siswa yaitu kesulitan dalam keterampilan perhitungan, kesulitan dalam penggunaan proses yang keliru dan kesulitan dalam menentukan nilai tempat. Faktor paling dominan yang menyebabkan kesulitan belajar perkalian yaitu faktor internal yang meliputi aspek minat siswa terhadap pembelajaran dan aspek kebiasaan siswa saat belajar. Faktor eksternal yang meliputi aspek perhatian orangtua terhadap kegiatan belajar siswa, serta aspek kondisi sekolah dan ruang kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang disampaikan kepada guru adalah supaya membiasakan siswa untuk menghafal perkalian secara rutin. Sebaiknya guru menjelaskan secara sederhana konsep dasar perkalian dan nilai tempat yang mudah dipahami oleh siswa, agar siswa dapat mengerjakan dengan cara bersusun. Pembelajaran perkalian sebaiknya lebih bervariasi dan menyenangkan agar mudah diterima oleh siswa.} }