@thesis{thesis, author={PRAYOGO EDWIN BAYU}, title ={PENGARUH KETEPATAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUANSERVICE BAWAH SEPAK TAKRAW DI SD NEGERI TUNJUNGSARI}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6344/}, abstract={Edwin Bayu Prayogo.?Pengaruh Ketepatan Dan Panjang Tungkai Terhadap Kemampuan Service Bawah Sepak Takraw Di SD Negeri Tunjungsari?, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Penelitian ini di latar belakangi prestasi yang di dapat di SD Negeri Tunjungsari sangat membanggakan pada cabang olahraga sepak Takraw, Sepak takraw adalah cabang olahraga permainan yang dimainkan dengan menggunakan bola yang terbuat dari rotan (takraw), dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,4 m dan lebar 6,1 m. Bagian tengah lapangan dibatasi oleh jaring seperti dalam permainan bulutangkis. Teknik dasar dalam permainan sepak takraw merupakan teknik dasar seorang pemain yang harus dimiliki. Service bawah merupakan rangkaian gerak dinamis dan kompleks dalam permainan sepak takraw diSD Negeri Tunjungsari merupakan wadah pembibitan dan pengembangan olahraga di cabang olahraga sepak takraw.Sepak takraw menjadi olahraga yang dipilih kegiatan olahraga prestasiSDN Tunjungsari dalam mengikuti POPDA SD se Kab. Pekalongan.Dalam penelitian ini siswa yang di ambil kelas v SD Negeri Tunjungsari. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Menurut Suharsimi Arikunto (2010: 3) penelitian deskriptif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk menyelidiki keadaan, kondisi atau hal lain-lain yang sudah disebutkan, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian. Skor yang diperoleh dari kuesioner dianalisis dengan menggunakan teknik statistik dekriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase, dengan jumlah penelitian 28 Siswa yang terbagi menjadi 2 bagian diantaranya 12 orang untuk putra dan 16 orang untuk putri. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa hasil pengukuran panjang tungkai pada siswa SD Negeri Tunjungsari yang masuk dalam kategori sangat baik sebesar 15 %, kategori baik sebesar 32 %, kategori cukup sebesar 32 %, kategori kurang sebanyak sebesar 14 %, dan kategori sangat kurang sebesar 7 %. hasil tes servicebawah kategori sangat baik sebesar 29 %, kategori baik sebesar 32 %, kategori cukup sebesar 25 %, kategori kurang sebanyak sebesar 11 %, dan kategori sangat kurang sebesar 3 %. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ketepatan service bawah juga di pengaruhi oleh panjang tungkai yang mendukung sehingga dapat dikategorikan bahwa siswa di SD Negeri Tanjungsari sebagian besar cukup baik. Kata kunci : Service bawah, Panjang tungkai, Sepak Takraw} }