@thesis{thesis, author={UTAMI ESTRI PUNGKAS}, title ={KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI ALAT INDRA KELAS IV SDN SENDANG MULYO 03 SEMARANG}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6428/}, abstract={ESTRI PUNGKAS UTAMI. NPM 19126025. ?Keefektifan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar IPA materi alat indera kelas IV SD N Sendang Mulyo 03 Semarang?. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang 2021. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan kurangnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal tersebut disebabkan kurangnya kreatifitas guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang mengajak siswa ikut berpartisipasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model jigsaw efektif terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD N Sendang Mulyo 03 semarang Tahun pelajaran 2018/2019?. Hipotesis penelitian ini adalah model jigsaw efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD N Sendang Mulyo 03 Semarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui keefektifan penggunaan model jigsaw terhadap hasil belajar IPA materi alat indera siswa kelas IV SD N Sendang Mulyo 03 Semarang Tahun ajaran 2018/2019 dilihat pada ketuntasan belajar dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain posttest-only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IVA dan IVB SD N Sendang Mulyo 03 Semarang tahun pelajaran 2018/2019. Sampel yang diambil adalah 42 siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, observasi, dan wawancara. Hasil analisis data berdasarkan hasil posttest menunjukan persentase ketuntasan hasil belajar kelas eksperimen 90,4% lebih dari kelas kontrol 76,2%. Perhitungan uji normalitas data kelas eksperimen diketahui L0 (0,118) < Ltabel (0,198) pada taraf 5% pada aspek kognitif untuk kelas eksperimen. Maka H0 diterima. Pada kelas kontrol diperoleh maka L0 (0,187) < Ltabel (0,1933) pada taraf 5% pada aspek kognitif. Maka H0 diterima. Jadi, dari perhitungan uji normalitas dapat disimpulkan bahwa data nilai posttest berasal dari populasi berdistribusi normal, serta hasil dari uji hipotesis menggunakan uji t sparated varians diketahui thitung = 2,541 dengan ttabel = 2,021. Karena thitung> ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak atau hasil belajar IPA kelas IV SD N Sendang Mulyo 03 Semarang yang menggunakan model jigsaw telah melampaui atau sama dengan KKM dan dikatakan efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya guru lebih dapat berinovasi dalam menggunakan model pembelajaran agar siswa lebih tertarik dan dapat meningkatkan hasil belajar.} }