@thesis{thesis, author={HARTATIK SRI}, title ={PENINGKATAN KEDISIPLINAN DI SEKOLAH MELALUI TOKEN ECONOMIC PADA ANAK KELOMPOK A BA AISYIYAH SIWALAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6466/}, abstract={Sri Hartatik. NPM 18156047. ?Peningkatan Kedisiplinan di Sekolah Melalui Token Economic pada Anak Kelompok A BA Aisyiyah Siwalan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kedisiplian anak yang masih rendah. Sebagian anak belum menunjukkan perilaku disiplin yaitu anak terlambat datang sekolah, anak tidak mengikut senam pagi, saat bermain berebut mainan dengan temannya dan anak belum mau merapikan mainan setelah digunakan, anak asyik berbicara dan bermain pada saat berdoa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kedisiplinan di sekolah melalui token economic pada anak Kelompok A BA Aisyiyah Siwalan? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anak di sekolah melalui token economic pada anak Kelompok A BA Aisyiyah Siwalan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggart. Tempat penelitian ini yaitu di kelompok A BA Aisyiyah Siwalan. Subjek penelitian ini berjumlah 18 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Penelitian ini dianggap berhasil apabila 80% anak, tingkat kedisiplinannya berada pada kriteria berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan anak dapat meningkat melalui token ekonomi, yang dilakukan melalui langkah-langkah 1) guru atau peneliti mengkondisikan anak untuk menjelaskan aturan main, 2) menunjukkan papan token dan pengukuh menjelaskan bahwa token akan ditempelkan ketika perilaku yang dinilai muncul, 3) menginformasikan bahwa ada empat indikator atau perilaku yang akan dinilai,4) pada kegiatan akhir guru menunjukkan perolehan token dengan mengumpulkan sebanyak 3-4 token untuk dapat ditukarkan dengan hadiah atau pengukuh dari peneliti. Peningkatan dapat dibuktikan dari hasil Pra Tindakan mencapai 38,9% (7 anak), pada Siklus I meningkat menjadi 66,67% (10 anak) dan pada Siklus II meningkat menjadi 83,33% (15 anak). Kesimpulannya bahwa kedisiplinan anak dalam pembelajaran dapat ditingkatkan melalui penerapan token economic. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru hendaknya konsisten dalam menerapkan metode token economic. Guru hanya memberikan token kepada anak yang berperilaku disiplin. Kata kunci : kedisiplinan anak, token ekonomi} }