@thesis{thesis, author={- SULISTYONINGSIH}, title ={UPAYA MEMBENTUK KARAKTER KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA KELOMPOK B1 TK TARBIYATUL ATHFAL 8 SEMARANG}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6527/}, abstract={SULISTYONINGSIH, NPM 18156100.? Upaya Membentuk Karakter Kemandirian Anak Usia Dini Dengan Permainan Tradisional Pada Kelompok B1 Tk Tarbiyatul Athfal 8 Semarang ?Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan UNIVERSITAS PGRI Semarang.UPGRIS Semarang. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah anak-anak belum mampu merapikan mainan dan mengembalikan mainan pada tempatnya setelah menggunakan mainan, menyelesaikan tugas dengan selalu bertanya atau harus menunggu untuk ditemani, dan selalu meminta bantuan dalam menyelesaikan sesuatu untuk kelompok B1 Tk Tarbiyatul Athfal 8 masih belum berkembang secara optimal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya membentuk karakter kemandirian anak usia dini dengan permainan tradisional ? Tujuan penelitian ini untuk membentuk karakter kemandirian anak usia dini dengan permainan tradisional pada kelompok B1 Tk Tarbiyatul Athfal 8 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif tindakan kelas ( PTK ). Penelitian ini dilaksanakan pada semester Gasal selama 2 minggu yang dimulai dari tanggal 17 November 2020 sampai 3 Desember 2020. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membentuk karakter kemandirian anak usia dini dapat ditingkatkan melalui metode permainan tradisional. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya membentuk karakter kemandirian anak usia dini dalam setiap kali pertemuan baik dalam siklus I maupun siklus II.Pada awal tindakan terdapat 2 anak atau 13,3% yang mempunyai karakter kemandirian dengan penilaian baik. Sedangkan akhir tindakan 12 anak atau 80 % dalam membentuk karakter kemandirian dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya membentuk karakter kemandirian anak usia dini pada kelompok B1 Tk Tarbiyatul Athfal 8 Semarang dapat ditingkatkan melalui permainan tradisional.} }