@thesis{thesis, author={MARTHAWATI SYAVIRA PURNAMA}, title ={PERSEPSI GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP PROGRAM BELAJAR DARI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 SD NEGERI CABAK 01 SEMESTER GENAP KECAMATAN TLOGOWUNGU}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6581/}, abstract={Syavira Purnama Marthawati. NPM 17120084. ?Persepsi Guru dan Peserta Didik terhadap Program Belajar dari Rumah pada masa Pandemi Covid-19 SD Negeri Cabak 01 Semester Genap Kecamatan Tlogowungu?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang 2021. Pembimbing I Dr. Iin Purnamasari, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II Dr. Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd. Latar belakang yang mendorong penulisan ini adalah karena adanya pandemi covid-19 yang menyerang Indonesia dan berdampak pada sektor pendidikan di Indonesia. Akibatnya semua jenjang pendidikan di Indonesia mulai sekolah dasar hingga universitas pembelajaranya dilakukan dengan sistem program BDR. Pelaksanaan program BDR masih memiliki kendala, tantangan dan dampak tersendiri bagi guru dan peserta didik. Fokus penulisan dalam penulisan ini adalah mendeskripsikan bagaimana persepsi dan dampak program BDR bagi guru dan peserta didik SD Negeri Cabak 01. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan persepsi guru dan peserta didik serta dampak program BDR bagi guru dan peserta didik SD Negeri Cabak 01. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif supaya data yang diperoleh dapat deskripsikan sesuai dengan tujuan penulisan. Penulis melakukan penulisan pada tanggal 17,18, 19 Juni 2020 di SD Negeri Cabak 01. Subjek penulisan ini adalah kepala sekolah, guru kelas I, II, III, IV, V, VI, dan peserta didik kelas III dan V SD Negeri Cabak 01. Instrumen penulisan berupa wawancara, kuisioner dan studi dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada kepala sekolah dan guru kelas sedangan kuisioner ditujukan kepada peserta didik kelas III dan V SD Negeri Cabak 01. Penulisan ini memperoleh hasil bahwa persepsi guru terhadap program BDR yaitu kegiatan program BDR merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara online, tetapi dalam pelaksaanya masih memiliki kendala dan hambatan. Guru belum menguasai teknologi sehingga pembelajaran terkesan monoton. Sarana dan prasarana yang kurang mendukung untuk keberlangsungan pembelajaran online sehingga pembelajaran tidak berjalan dengan lancar. Keterlibatan orangtua dalam tugas anaknya, sehingga siswa tidak paham betul dengan materi yang berikan. Persepsi peserta didik terhadap program BDR yaitu program BDR merupakan kegiatan belajar yang dilaksanakan dengan tidak tatap muka, selain itu program BDR tidak memberikan ruang bagi guru dan peserta didik untuk bisa berdikusi dan bertanya jawab secara langsung sehingga pembelajaran terasa membosankan dan tidak bermakna bagi peserta didik. Dampak yang dirasakan bagi guru dan peserta didik akibat program BDR yaitu guru tidak dapat mengajar secara langsung sehingga guru tidak dapat mengajar dan memberikan materi dengan leluasa kepada peserta didik, akibatnya tujuan pembelajaran tidak tersampaikan dengan maksimal. Peserta didik merasa bosan dan jenuh karena pembelajaran online yang dilakukan oleh guru hanya memberikan materi dan tugas tanpa ada diskusi tanya tanya jawab kepada peserta didik.} }