@thesis{thesis, author={WIBAWANTI LULUK}, title ={PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DENGAN METODE INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN MERINGKAS TEKS CERITA LEGENDA PADA KELAS VIII SMP IT DAARUT TAHFIDZ KARANGASEM KABUPATEN DEMAK TAHUN AJARAN 2020}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6602/}, abstract={Luluk Wibawanti ? Penerapan Media Video Animasi dengan Metode Inquiry dalam Pembelajaran Meringkas Teks Cerita Legenda?. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Alfiah, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II Dr. Sunarya, S.S,M.Hum Desember 2020. Kata Kunci: Meringkas, Media, Metode, Cerita Legenda. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VIII SMP IT Daarut Tahfidz Karangasem dalam meringkas teks cerita legenda dan minimnya media dan metode pembelajaran yang menarik sehingga pembelajaran meringkas cerita legenda menjadi membosankan. Berhubungan dengan masalah tersebut, maka rumusan masalah yang dikaji yaitu bagaimana hasil penerapan media video animasi dengan metode inquiry dalam pembelajaran meringkas teks cerita legenda pada kelas VIII SMP IT Daarut Tahfidz Karangasem Kabupaten Demak Tahun 2020? Dengan demikian tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media video animasi dengan metode inquiry dalam pembelajaran meringkas teks cerita legenda kelas VIII SMP IT Daarut Tahfidz Karangasem Kabupaten 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kulitatif. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas dan hanya mengadakan test. Hasil dari tes ini akan dibandingkan dengan KKM mata pelajara Bahasa Jawa. Populasi di dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII B SMP IT Daarut Tahfidz Karangasem, dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B yang berjumlah 31 siswa yang tidak masuk 3 dikarenakan keluar. Pengambilan data penelitian ini akan dilaksanakan menggunakan tes Selanjutnya, data yang sudah dikumpulkan tersebut selanjutnya dibahas atau dianalisis. Berdasarkan Hasil analisis data test, hasil penelitian menjelaskan bahwa dari 28 siswa ada 1 siswa atau 4% yang tidak tuntas dan 27 siswa atau 96% yang sudah tuntas Nilai rata-rata kelas hasil dari test adalah 80,65. Nilai tersebut sudah mencapai nilai KKM sekolah yaitu 70. Rentan nilai rata-rata test > KKM. Banyak siswa yang nilainya mencapai batas ketuntasan, artinya sudah mencapai nilai KKM. Dari hasil penelitian terbukti bahwa media video animasi mempengaruhi pembelajaran meringkas cerita legenda. Dengan demikian, media video animasi dapat digunakan untuk pembelajaran meringkas teks cerita legenda siswa} }