@thesis{thesis, author={NURWANDA GANDUNG DWI}, title ={POLA PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA BELADIRI WUSHU KONI KABUPATEN SEMARANG DI MASA PANDEMI COVID 19}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6657/}, abstract={Gandung Dwi Nurwanda. 16230107. ?Pola Pembinaan Prestasi Olahraga Beladiri Wushu KONI Kabupaten Semarang di Masa Pandemi Covid 19? Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang. 2020. Utvi Hinda Zhannisa, S.Pd., M.Or. dan Danang Aji Setyawan, S.Pd., M.Pd.. Pembinaan olahraga merupakan sebuah tahap penting dalam mencapai prestasi olahraga. Namun banyak yang kurang memperhatikan hal ini, sehingga tidak dapat bersaing dalam hal prestasi maupun keberlangsungan latihan tidak terencana dengan baik, sistematis dan bertahan lama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ?Bagaimana pola pembinaan prestasi olahraga beladiri wushu KONI Kabupaten Semarang di masa pandemi Covid 19?? Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola pembinaan prestasi olahraga beladiri wushu KONI Kabupaten Semarang di masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atlet, pelatih, dan pengurus KONI Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri tiga komponen yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembinaan prestasi olahraga beladiri wushu KONI Kabupaten Semarang menggunakan sistem talent scouting maksudnya proses pemanduan bakat atlet dari mulai tahap perekrutan sampai tahap akhir pelaksanaan pembinaan. Semangat berlatih dan usaha atlet dalam mencapai prestasi yang optimal ditunjang oleh kualitas pelatih sudah baik, karena semua pelatih memiliki sertifikasi pelatih, dan program latihan yang diberikan termasuk dalam kategori sudah baik. Organisasi kepengurusan dalam kriteria baik dilihat dari perhatian pengurus kepada atletnya, dan manajemen kepengurusan beladiri Wushu itu sendiri. Sarana dan prasarana yang dimiliki menurut atlet termasuk dalam kriteria baik dilihat dari kelengkapan dan kualitas sarana dan prasarana yang ada. Pendanaan yang dimiliki untuk pelaksanaan pembinaan prestasi olahraga beladiri Wushu termasuk dalam kriteria baik dilihat dari sumber pendanaan dan cara mengalokasi dana untuk proses pembinaan. Simpulan yang diperoleh adalah pola pembinaan prestasi olahraga beladiri wushu di KONI Kabupaten Semarang berjalan dengan baik, telah terprogram, berjenjang, dan berkesinambungan. Hal ini terbukti dengan adanya program latihan atlet yang baik dan tepat sesuai kebutuhan peningkatan prestasi atlet, kualitas dan kuantitas sarana prasarana yang digunakan, pendanaan yang memadai dan prestasi yang telah dicapai sampai saat ini sangat baik. Saran untuk alet agar meningkatkan kedisiplinan pada saat latihan dan melaksanakan semua program yang diberikan oleh pelatih. Kata kunci: Pola pembinaan, prestasi, olahraga beladiri wushu} }