@thesis{thesis, author={LUTFIANA UMI}, title ={UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER ANAK TK A MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA 3D DI TKIT HARAPAN BUNDA SEMARANG}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6747/}, abstract={UMI LUTFIANA, NPM 18156027 ?Upaya Meningkatkan Karakter Anak Tk A Melalui Permainan Ular tangga 3D di TK IT Harapan Bunda Semarang" Skripsi Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang 2021. Pendidikan karakter mengandung tiga unsur pokok, yaitu mengetahui kebaikan (knowing the good), mencintai kebaikan (loving the good), dan melakukan kebaikan (doing the good). Pendidikan Karakter tidak sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah kepada peserta didik, tetapi lebih dari itu pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habituation) tentang yang baik sehingga peserta didik paham, mampu merasakan, dan mau melakukan yang baik. Untuk permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Anak-anak masih berlarian di kelas guru mengingatkan untuk jalan pelan (2) Anak-anak masih berebut mainan guru memberi tahu untuk saling berbagi (3) Anak-anak kalau sedang marah guru menenangkan untuk baca istighfar (4) Anak-anak masih mencium menggunakan telinga dan pipi saat salim kepada guru, padahal yang benar adalah mencium menggunakan hidung (5) Anak-anak masih minum dengan berdiri guru harus mengingatkan terus untuk duduk (6) Anak-anak masih perlu pendampingan untuk disiplin peraturan kelas Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan karakter tanggung jawab dan kerja keras anak TK A melalui media Ular tangga 3D. Subjek penelitian ini adalah anak berusia (4-5) tahun yang berjumlah 10 anak terdiri dari 5 anak laki- laki dan 5 anak perempuan pada tahun ajaran 2020-2021. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan karakter tanggung jawab dari Siklus I dan Siklus II secara berturut- turut sebagai berikut: pada Siklus I terdapat 5 anak (50%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Pada siklus II terdapat 8 anak (80%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan yaitu minimal 75% anak dalam kelas mendapatkan nilai minimal berkembang sesuai harapan. Untuk itu pada siklus II penelitian di hentikan.} }