@thesis{thesis, author={MUBIN MIFTACHUL}, title ={ANALISIS HOTS PADA INSTRUMEN EVALUASI SISWA KELAS V SD N 3 KRASAK PECANGAAN JEPARA TAHUN PELAJARAN 2019/2020}, year={2021}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/6774/}, abstract={MIFTACHUL MUBIN. NPM 15120423. ?Analisis HOTS pada Instrumen Evaluasi Siswa Kelas V SD N 3 Krasak Pecangaan Jepara?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Arfilia Wijayanti, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II Asep Ardiyanto, S.Pd., M.Or. 2021. Latar belakang yang mendorong penelitian ini karena menghadapi era Revolusi society 5.0, peserta didik harus dibekali keterampilan berpikir tingkat tinggi agar mampu mencari pemecahan permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran secara mandiri. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi HOTS pa- da instrument evaluasi siswa kelas V SD N 3 Krasak?. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan HOTS pada instrumen evaluasi siswa kelas V SD N 3 Krasak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan analisis. Objek yang dianalisis dalam penelitian ini adalah instrument evaluasi siswa penilaian tengah semester (PTS) dan penilaian akhir semester (PAS) dengan muatan pelaja- ran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, SBdP. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V serta kepala sekolah SD N 3 Krasak. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian terkait HOTS pada instrumen evaluasi menunjukkan bahwa soal PTS dan PAS bentuk tes pilihan ganda dan jawaban singkat SD N 3 Krasak telah memuat HOTS dengan persentase 34,74 %, dibuktikan dengan adanya temuan hasil telaah soal HOTS dimana terdapat 63 butir soal yang termasuk kategori C4 di semua muatan pelajaran soal PTS dan PAS. Tidak terdapat soal PTS dan PAS yang termasuk kategori C5, terdapat 3 butir soal yang termasuk kategori C6 pada muatan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, SBdP soal PTS dan PAS. Perubahan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik di- pengaruhi oleh penilaian dan pembelajaran HOTS dimana masing-masing peserta didik diajak untuk melakukan pengembangan dan melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif mereka dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Ma- ta pelajaran yang dianalisis dalam penelitian ini adalah Tema 1 dan Tema 2 dan terdapat soal dengan kategori menganalisis (C4) dan mengkreasi (C6) sehingga dapat disimpulkan tergolong kategori soal kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS dengan persentase 34,74 % dan persentasi soal LOTS sebesar 65,26 %. Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah sekolah perlu mempertahankan dan meningkatkan ketrampilan HOTS pada instrument evaluasi. Untuk menciptakan hal tersebut, kepala sekolah dan guru-guru harus bekerja sama dalam memberikan penilaian yang berorientasi HOTS (High Order Thinking Skill) dan melatih siswa agar dapat terbiasa dalam pemecahan masalah dengan proses ting- kat tinggi.} }