@thesis{thesis, author={MIFTAH ABDUL HARIS}, title ={STUDI EKSPERIMEN PENURUNAN TEKANAN PADA ORIFICE PENAMPANG DATAR DENGAN VARIASI DIAMETER ALIRAN SATU FASE}, year={2023}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/679/}, abstract={Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah untuk melengkapi alat praktikum di laboratorium Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang, khususnya prodi Teknik Mesin. Sebagaimana di ciptakan alat media pembelajaran bagi mahasiswa Universitas PGRI Semarang khususnya Mahasiswa Teknik Mesin agar lebih memahami tentang penurunan tekanan fluida, khususnya dengan orifice. Permasalahan dalam penelitian adalah : 1. Belum adanya alat praktikum pengujian penurunan tekanan fluida yang khusus menggunakan orifice, 2. Pengaruh variasi diameter orifice terhadap penurunan tekanan pada orifice, 3. Hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan debit air pada berbagai macam diameter untuk aliran satu fase, 4. Hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan angka Reynold pada berbagai macam diameter untuk aliran satu fase. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Membuat alat praktikum pengujian penurunan tekanan fluida yang khusus menggunakan orifice, 2. Mengetahui pengaruh variasi diameter orifice terhadap penurunan tekanan pada orifice, 3. Menggambarkan hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan debit air pada berbagai macam diameter untuk aliran satu fase, 4. Menggambarkan hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan angka Reynold pada berbagai macam diameter untuk aliran satu fase. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah proses pengukur tekanan pada orifice dengan perbedaan diameter orifice. Sampel dalam penelitian ini adalah hasil penurunan tekanan dari perbedaan diameter orifice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orifice dengan diameter dalam 12 mm mendapatkan hasil penurunan tekanan paling besar 92 kPa, orifice dengan diameter dalam 16 mm mendapatkan hasil penurunan tekanan paling besar 76 kPa, dan orifice dengan diameter dalam 20 mm mendapatkan hasil penurunan tekanan paling besar 65 kPa. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar diameter orifice semakin kecil penurunan tekanan air yang terjadi pada orifice, dan sebaliknya semakin kecil diameter orifice semakin besar penurunan tekanan air yang terjadi pada orifice. Hasil penelitian juga menunjukkan semakin besar debit air dan angka Reynold semakin besar juga penurunan tekanan air yang terjadi pada orifice. Pada penelitian ini jenis aliran yang mengalir adalah aliran turbulen karena Re > 4000. Sebelum melakukan pengujian alat pastikan sambungan antar pipa tidak ada yang mengalami kebocoran, karena dapat mempengaruhi hasil pengukuran. Kata kunci : Penurunan tekanan, orifice, debit air, angka Reynold.} }