@thesis{thesis, author={PAMBAYUN DYAH RETNO}, title ={PERAN MAKNA ASOSIATIF DALAM TEKS WAYANG KULIT LAKON SURYAPUTRA DALANG KI PURBO ASMORO}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7068/}, abstract={Dyah Retno Pambayun. ?Peran Makna Asosiatif dalam Teks wayang Kulit Lakon Suryaputra Dalang Ki Purbo Asmoro?. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Bambang Sulanjari, S.S., M.A. Pembimbing II Dr. Sunarya, M.Hum. Kata Kunci: Peran, makna asosiatif, teks wayang kulit, semantik Penelitian ini bertujuan menemukan jenis dan peran makna asosiatif dalam teks wayang kulit lakon Suryaputra dalang Ki Purbo Asmoro. Adapun penelitian ini masuk dalam jenis penelitian kualitatif. Sumber data berasal dari video wayang kulit lakon Suryaputra dalang Ki Purbo asmoro. Data yang diperoleh berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung jenis dan peran makna asosiatif dalam teks wayang kulit lakon Suryaputra dalang Ki Purbo Asmoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dengan tahapan: teknik simak, transkrip, dan catat. Untuk melakukan penelitian tersebut digunakan teknik analisis model interaktif dengan tahapan: reduksi data, penyajian data, dan conclusing drawing. Setelah dilakukan analisis data, ditemukan beberapa hasil sebagai berikut: hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam teks wayang kulit lakon Suryaputra dalang Ki Purbo Asmoro ditemukan jenis makna asosiatif dan perannya. Terdapat 5 jenis makna asosiatif, yaitu (1) makna asosiatif konotatif, (2) makna asosiatif stilistika, (3) makna asosiatif afektif, (4) makna asosiatif kolokatif, dan (5) makna asosiatif idiomatis. Berhubungan dengan jenis makna, maka peran makna asosiatif yang terdapat dalam teks wayang kulit dalang Ki Purbo Asmoro adalah (1) untuk memperjelas referen yang digunakan, (2) sebagai wujud imajinasi bagi masyarakat pengguna bahasa, (3) sebagai wujud mengekspresikan perasaan: perasaan marah, perasaan benci, perasaan sedih, (4) untuk membangun asosiasi sebuah kata pada lingkungan yang sama, (5) untuk memperhalus bahasa dan menimbulkan makna yang tidak langsung.} }