@thesis{thesis, author={NAFISAH AFWIN}, title ={UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK PADA ANAK KELOMPOK B DI RA NURUL ULUM DESA SOKOKIDUL KECAMATAN KEBONAGUNG KABUPATEN DEMAK SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2019/2020}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7140/}, abstract={Afwin Nafisah (NPM 18156093). ?Upaya Meningkatkan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik Pada Anak Kelompok B Di RA NURUL ULUM Desa Sokokidul Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak Semester 1 Tahun Ajaran 2019/2020.? Skripsi. PG.PAUD. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Muniroh Munawar, S.Pi, M.Pd., Dosen Pembimbing II Dwi Prasetyawati D.H, S.Pd, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hasil kemampuan motorik halus anak yang masih rendah, media yang digunakan untuk perkembangan motorik halus kurang menarik sehingga anak merasa tidak bersemangat. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui kefektifan media mozaik dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada anak Kelompok B di RA Nurul Ulum Desa Sokokidul Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelompok B di RA Nurul Ulum Desa Sokokidul Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak tahun ajaran 2019/2020. dengan jumlah siswa 24 anak. Penelitian dilakukan melalui dua siklus yang setiap masing-masing siklus mempunyai empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap penelitian tiap siklus, peneliti menggunakan media mozaik yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B di RA Nurul Ulum Desa Sokokidul Kecamatan Kebonagung Kbaupaten Demak. Teknik dan Instrumen pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan kinerja guru dari Siklus I dan II mengalami peningkatan dari skor 2,7 menjadi 3,1. Aktivitas siswa meningkat dengan nilai rata-rata pra siklus 2,3, siklus I nilai 2,6, dan siklus II nilai 3,1. Sedangkan prestasi individu mengalami peningkatan. indikator pertama; kondisi pra siklus 61,45 meningkat di siklus I skornya 72, dan siklus II nilai 75. Indikator kedua, skor dari Pra siklus 56,25, siklus I nilai 70, dan siklus II dengan nilai 71,9. Indikator ketiga, nilai di pra siklus 61,4 siklus I sebesar 71 kemudian 80,2 di siklus II. Prestasi klasikal juga mengalami kenaikan dari kondisi pra siklus yang hanya 60 meningkat di siklus I sebesar 71, dan siklus II sebesar 75,7. Sedangkan di persentase ketuntasan belajar nilai rata-rata persentase ketuntasan sebesar 46,2 % dan pada siklus I terjadi peningkatan persentase ketuntasan sebesar 65,3 % atau terjadi kenaikan sebesar 19%. Pembelajaran siklus II, kemampuan motorik halus anak melalui media mozaik terjadi juga peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 8,3% atau meningkat mencapai 73,6 %. Peningkatan dari kondisi pra siklus sampai dengan siklus II menunjukkan bahwa melalui media mozaik mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Kata kunci: Motorik Halus, Media Mozaik} }