@thesis{thesis, author={Hakim Lukman}, title ={ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN PENJAS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI SE- KABUPATEN DEMAK}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7146/}, abstract={LUKMAN HAKIM. NPM 14230084.?Analisis Model Pembelajaran Penjas dalam Meningkatkan Hasil Belajar Di SMA Negeri se-Kabupaten Demak?.Skripsi. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan.Universitas PGRI Semarang. 2019. Latar belakang penelitian ini adalah menganalisis peran model pembelajaran dalam kegiatan belajar penjas di SMA Negeri se-Kabupaten Demak.Hal tersebut disebabkan karena beberapa guru tidak menggunakan model pembelajaran penjas dalam melaksanakan belajar mengajar yang mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran.selain itu hasil belajar siswa hanya dilihat dalam satu aspek saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak penggunaan model pembelajaran penjas dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa negeri se-Kabupaten Demak.Sample yang diambil adalah siswa dari SMA Negeri se-Kabupaten Demak.Data dari penelitian ini diperoleh melalui hasil wawancara dan kegiatan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berdampak pada hasil belajar siswa secara keseluruhan dapat memenuhi criteria ketuntasan minimal(KKM). Dari 420 siswa 92 % sudah melebihi KKM. Berdasarkan hasil observasi penggunaan model pembelajaran juga berdampak pada kegiatan pembelajaran penjas. Siswa lebih aktif dan lebih bersemangat dalam proses belajar penjas. Hal itu juga didukung oleh hasil wawancara yang menunjukan bahwa saat menggunakan model pembelajaran penjas siswa lebih aktif dan bersemangat dalam belajar penjas. Analisis model pembelajaran penjas dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri se-Kabupaten Demak yang dilakukan di Kabupaten Demak dengan sampel 12 sekolah, dari hasil yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap guru memiliki model pembelajaran yang berbeda-beda dari model pembelajaran tersebut memiliki hasil belajar yang berbeda-beda. Hasil yang paling baik dalam aspek pengetahuan adalah model pembelajaran inkuiry dengan rata-rata 85,51, hasil yang paling baik dalam aspek ketrampilan adalah model pembelajaran inkuiry dengan rata-rata 86,00, hasil yang paling baik dalam aspek sikap adalah model pembelajaran Teams Games Tournament dengan rata-rata 84,84. Kata Kunci : Model pembelajaran penjas} }