@thesis{thesis, author={Anwar Agus Shofih}, title ={EFEKTIVITAS LATIHAN SPEEDCHUTE DAN LATIHAN LIGHT SLED TERHADAP KECEPATAN SPRINT PEMAIN SEPAK BOLA U 14 SSB PUMA MRANGGEN KABUPATEN DEMAK}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7274/}, abstract={Agus Shofih Anwar. ?Efektivitas Latihan Speedchute dan Latihan Light Sled terhadap Kecepatan Sprint Pemain Sepak Bola U 14 SSB PUMA Mranggen Kabupaten Demak?. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang. 2020. Latar belakang masalah pada penelitian ini yaitu proses latihan teknik pemain U14 SSB PUMA Mranggen sudah baik, namun kemampuan pemain dalam berlari masih dibawah rata-rata, proses latihan fisik dalam meningkatkan kecepatan pemain belum sepenuhnya difokuskan, fasilitas yang dimiliki masih minim terkait alat, sarana dan prasarana. Selain itu juga kurangnya metode latihan, variasi latihan dalam meningkatkan performa kecepatan pemain. Akibatnya kemampuan kecepatan pemain belum bisa meningkat. Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui efektivitas antara latihan speedchute dan latihan light sled terhadap kemampuan lari sprint pada pemain U 14 SSB PUMA Mranggen Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain U 14 SSB PUMA Mranggen. Sampel dalam penelitian ini adalah 18 orang pemain U 14 SSB PUMA Mranggen. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t diketahui untuk lari sprint dengan metode latihan speedchute, diperoleh hasil nilai Sig.(0,032) < (0,05) sehingga ada perbedaan hasil pretest dan posttest. Sedangkan uji t untuk lari sprint dengan metode latihan light sled, diperoleh hasil nilai Sig.(0,001) < (0,05) sehingga ada perbedaan hasil pretest dan posttest. Dari hasil uji hipotesis dapat diketahui bahwa pemberian metode latihan speedchute dan light sled dapat meningkatkan hasil lari sprint para pemain. Dimana dengan uji hipotesis Independent Sample T-Test diperoleh hasil Sig.(2-tailed) < (0,05) sehingga ada perbedaan antara metode latihan speedchute dan light sled pada peningkatan latihan beban terhadap kecepatan lari sprint pemain SSB PUMA U14 Mranggen. Peningkatan hasil latihan lari sprint pemain SSB PUMA U14 Mranggen dapat dilihat dari hasil pretest kemampuan lari sprint sebelum diberikan metode latihan speedchute yaitu 64,67 (47%) dan hasil posttest setelah diberikan metode latihan speedchute 72,89 (53%), sehingga terjadi peningkatan sebesar 6%. Sedangkan hasil pretest kemampuan lari sprint sebelum diberikan metode latihan light sled sebesar 72,89% (46%) dan hasil posttest 86,11 (54%), sehingga terjadi peningkatan sebesar 8%. Simpulan penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil latihan lari sprint dengan menggunakan metode latihan light sled lebih efektif dibandingkan metode latihan speedchute. Kata Kunci : Latihan, Speedchute, Light Sled, Kecepatan, Sprint} }