@thesis{thesis, author={RIYANTI ESTI DEWI}, title ={PROFIL PEMAHAMAN GURU SD TERHADAP PENDEKATAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS, MATHEMATICS) DI KECAMATAN KARANGRAYUNG GROBOGAN}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7282/}, abstract={ESTI DEWI RIYANTI, NPM 16120330. ?Profil Pemahaman Guru SD Terhadap Pendekatan STEAM (Science,Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) di Kecamatan Karangrayung Grobogan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2018. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah seiring berkembangnya zaman diperlukan literasi baru dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dengan mengenalkan guru tentang pendekatan STEAM. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana profil pemahaman guru SD terhadap pendekatan STEAM (Science,Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) di Kecamatan Karangrayung Grobogan?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan STEAM (Science,Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) di Kecamatan Karangrayung Grobogan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) wawancara, (3) angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pemahaman guru. Sampel yang diambil yaitu 3 kepala sekolah, guru kelas 4, 5, dan 6 di SD yang berbeda. Data yang diperoleh dari hasil wawancara guru, siswa, dan orangtua diolah dengan cara triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah dan guru di SD N 1 Ketro, SDN 2 Ketro, dan SD N 3 Ketro belum mengetahui mengenai pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and, Mathematics) sebagai pendekatan baru yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran yag melibatkan keaktifan siswa, namun tanpa kepala sekolah dan guru sadari mereka telah melaksanakan atau menerapkan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and, Mathematics) dalam proses viii pembelajaran. Penerapan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and, Mathematics) yang dilakukan guru telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya guru dapat memberikan tugas peserta didik dalam bentuk proyek. Penggunaan pendekatan pembelajaran yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran tergolong sangat monoton dalam pembelajaran IPA dan Matematika, guru dapat menggunakan banyak pendekatan yang diketahui guru untuk diterapkan dalam pembelajaran sehingga siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Pemanfaatan media pembelajaran yang disediakan oleh sekolah belum digunakan guru dengan semaksimal mungkin, dalam penggunaan media pembelajaran guru belum sepenuhnya memanfaatkan media pembelajaran secara maksimal. Guru dapat menggunakan pendekatan pembelajaran seperti Scientific, discovery, pendekatan lingkunan, pemecahan masalah, dan STEAM sebagai pendekatan baru dalam pembelajaran IPA dan Matematika. Berdasarkan penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah agar guru dapat menerapkan pendekatan STEAM dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas siswa. Kata kunci: pendekatan STEAM, tugas proyek, pendekatan baru} }