@thesis{thesis, author={ROSITA -}, title ={UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN ORIGAMI UNTUK KELOMPOK A DI RA SYAFIIYAH KEMBANGARUM}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7335/}, abstract={UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN ORIGAMI UNTUK KELOMPOK A DI RA SYAFIIYAH KEMBANGARUM Seni melipat kertas atau origami, merupakan kegiatan yang sangat menarik untuk dapat merangsang kreativitas serta membangun daya pikir anak. Menyadari hal tersebut peneliti memilih untuk mencoba mengajarkan beberapa cara melipat kertas origami kepada peserta didik di RA Safiiyah Kembngarum Mranggen Demak. Kegiatan ini peneliti adakan mengingat masih banyak peserta didik yang belum mampu melipat kertas dengan adanya kegiatan ini merangsang perkembangan motoric halus peserta didik di RA tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui seni melipat kertas origami dapat mengembangkan kreativitas peserta didik di Ra Syafiiyah Kembangarum Marnggen Demak Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 26 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dokumentasi. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu kemandirian, kerapian dan ketepatan anak dalam melipat kertas. Rumusan masalahnya yaitu : Bagaimana meningkatkan kemampuan motoric halus anak dengan metode origami peserta didik RA Syafiiyah Kembangarum? Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di RA Syafiiyah Kembangarum maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan melipat kertas dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan motorik halusdan motivasi belajar anak pada kelompok A di RA Syafiiyah Kembangarum Tahun Ajaran 2019/2020. Keterampilan motorik halus tindakan ke Siklus I meningkat pada indikator kemandirian, kerapian dan ketepatan untuk pertemuan pertama siklus I mencapai persentase yaitu baik 10%, cukup 20% dan kurang 70% . untuk pertemuan ke II yaitu dengan presentase baik 50%, cukup 40% dan kurang 10%. Dan pertemuan ke III dengan presentase yaitu baik 60%, cukup 20% dan kurang 20%. Meningkat pada siklus II yaitu pencapaian keterampilan motorik halus anak pada indikator kemandirian, kerapian dan ketepatan untuk pertemuan pertama siklus II mencapai persentase yaitu baik 80%, cukup 10% dan kurang 10% . untuk pertemuan ke II yaitu dengan presentase baik 90%, cukup 5% dan kurang 5%. Dan pertemuan ke III dengan presentase yaitu baik 95%, cukup 5% dan kurang 0%. Kata Kunci: Melipat Kertas Origami, Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini} }