@thesis{thesis, author={MARTANTI YAYUK SRI}, title ={UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MENJUMPUT BIJI- BIJIAN KELOMPOK USIA 3 – 4 TAHUN DI KB SAKINAH GUNUNGPATI KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7395/}, abstract={YAYUK SRI MARTANTI. NPM 18156039. ?Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Menjumput Biji- Bijian Kelompok Usia 3 ? 4 Tahun di KB Sakinah Gunungpati Kota Semarang?. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Fakultas Ilmu kependidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang.2020. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menjumput dengan media biji- bijian pada anak kelompok usia 3-4 tahun KB Sakinah Perum Bukit Manyaran Permai Blok M/13 Sadeng, Gunungpati Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah anak Kelompok usia 3-4 tahun yang berjumlah 19 anak terdiri dari 9 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah keterampilan motorik halus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu jika minimal 80% dari 19 anak memiliki keterampilan motorik halus dengan kriteria berkembang sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak kelompok usia 3-4 tahun KB Sakinah dapat ditingkatkan melalui kegiatan menjumput biji- bijian. Peningkatan keterampilan motorik halus anak dapat dilihat pada hasil penelitian . Pada kegiatan awal atau pra siklus anak yang belum berkembang 63,2% jumlah 12 anak kategori BB, anak yang mulai berkembang 4 anak mencapai 21,1% kategori MB dan 3 anak masuk kriteria berkembang sesuai harapan ( BSH ) mencapai 15,8% .Kemudian dilakukan kembali pada siklus I dan siklus II dalam kegiatan menjumput biji- bijian yang dilaksanakan sampai 3 pelaksanaan . Hasil akhir dari siklus I mengalami peningkatan motoric halus dari sebelumya anak mencapai 73,7% .Meskipun demikian masih kurang maksimal,sehingga diadakan penelitian lagi disiklus II yang dilakukan 3 pelaksanaan,hasil akhirnya kemampuan motoric halus anak sangat meningkat sesuai apa yang diharapkan mencapai 89,5%} }