@thesis{thesis, author={RATNASARI SRI UTAMI}, title ={KEMANDIRIAN TOILET TRAINING ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB PURNAMA SINGOROJO KENDAL TAHUN AJARAN 2019/2020}, year={2019}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7443/}, abstract={Sri Utami Ratnasari, NPM. 12150032. ?Kemandirian Toilet Training Anak Usia 3-4 Tahun Di KB Purnama Singorojo Kendal Tahun Ajaran 2019/2020?. Skripsi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Muniroh Munawar, S.Pi, M.Pd dan Pembimbing II Ismatul Khasanah, S.Pd.I, M.Pd Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih rendahnya kemandirian anak, yaitu anak belum mampu untuk melakukan buang air besar atau kecil sendiri. Hal ini juga disebabkan karena guru kurang membiasakan anak untuk melakukan kegiatan Toilet Training dan masih ada orang tua yang menunggu anak di sekolah. Sehingga kemandirian anak sangat rendah untuk melakukan buang air besar dan buang air kecil dikarenakan memakai popok sekali pakai, mengompol celana dan juga ada yang ditunggui oleh orang tua. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana kemandirian Toilet Training anak usia 3-4 tahun di KB Purnama Singorojo Kendal tahun ajaran 2019/2020?. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendiskripsikan kemandirian Toilet Training anak usia 3-4 tahun di KB Purnama Singorojo Kendal tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di KB Purnama Singorojo Kendal yang berjumlah 20 anak, terdiri dari 9 anak laki-laki dan 11 anak perempuan tahun ajaran 2019/2020. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, Wawancara dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru, sedangkan observasi terdiri dari pengamatan yang dilakukan melalui lembar observasi sedangkan dokumentasi terdiri dari foto dan video yang diambil pada saat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian anak melalui Toilet Training yang dicapai anak didik lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Toilet Training yang dimasukkan dalam pembelajaran dan melatih tanggungjawab anak dengan permasalahan dalam kejadian spontan. Dalam hal ini pendidik berperan mengajarkan anak dari awal, selalu memberikan contoh sikap mandiri, membimbing anak yang belum mampu melakukan tugas, mengarahkan anak untuk menyelesaikan tugas, mengingatkan anak yang belum melakukan tugas dan memberikan dorongan kepada anak untuk dapat melakukan sesuatu. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat isimpulkan bahwa melalui Toilet Training dapat meningkatkan kemandirian pada anak. Saran yang dapat disampaikan pada orang tua sebaiknya meneruskan penanaman kemandirian selama anak berada di rumah disesuaikan dengan yang telah dibiasakan di lembaga melalui cara dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan sendiri dan tidak selalu melayani anak.} }