@thesis{thesis, author={DININGTYAS FEBRY PUSPITA}, title ={PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL PBL PADA SUBTEMA KOMPONEN EKOSISTEM UNTUK PESERTA DIDIK KELAS V SD DI KABUPATEN REMBANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7489/}, abstract={FEBRY PUSPITA DININGTYAS. NPM 16120176. ?Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model PBL pada Subtema Komponen Ekosistem untuk Siswa Kelas V SD di Kabupaten Rembang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2020. Penguji I Ibu Fine Reffiane, S.Pd., M.Pd. Penguji II Ibu Ryky Mandar Sary, S.Pd., M.Pd. Penguji III Bapak Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa masih adanya beberapa kelemahan-kelemahan yang ditemukan peneliti dalam penyajian perangkat pembelajaran pada subtema komponen ekosistem. Selain itu, masih adanya peserta didik yang belum aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. hal tersebut yang menjadikan dasar peneliti untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model PBL pada subtema komponen ekosistem. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pengembangan perangkat pembelajaran berbasis model PBL pada subtema komponen ekosistem layak digunakan sebagai penunjang perangkat pembelajaran peserta didik kelas V SD di Kabupaten Rembang yang valid, praktis, dan efektif? Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Pengembangan perangkat pembelajaran terdapat 5 tahapan yaitu (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi. Dari langkah tersebut dihasilkan sebuah produk perangkat pembelajaran berbasis model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing produk memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Produk memenuhi kriteria valid ditunjukkan dari persentase uji validasi ahli materi dan media, perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) mencapai persentase 90,51% dan modul bahan ajar mencapai persentase 90,72%. Produk memperoleh kriteria kepraktisan ditunjukkan dari persentase tanggapan guru terhadap perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) mencapai 89,52% dan modul bahan ajar mencapai 88% dan persentase tanggapan peserta didik sebesar 86,06%. Produk memenuhi kriteria keefektifan berdasarkan hasil belajar peserta didik pada kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Persentase peserta didik yang mencapai KKM untuk kompetensi pengetahuan melebihi rata-rata 83,78 dengan klasifikasi ?tinggi?. Kesimpulannya, perangkat pembelajaran berbasis model PBL layak digunakan. Berdasarkan penelitian ini, saran yang dapat disampaikan adalah supaya perangkat pembelajaran berbasis model PBL dapat menjadi salah satu pilihan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam melakukan pembelajaran pada subtema komponen ekosistem pada kelas V Sekolah Dasar. Perangkat pembelajaran berbasis model PBL dapat digunakan menjadi referensi perangkat pembelajaran yang baru oleh penelitian-penelitian selanjutnya.} }